Alat gratis - tanpa daftar

Kalkulator BMI

BMI adalah berat badan (kg) dibagi kuadrat tinggi badan (m). Geser slider di bawah dan hasilnya langsung muncul beserta kategorinya.

Kalkulator BMI

Indeks massa tubuh

Geser tinggi dan berat, hasilnya langsung berubah.

Tinggi badan172 cm
Berat badan68 kg
23,0Indeks massa tubuh
Berat ideal

// BMI tidak membedakan otot dan lemak. Rutin latihan beban? pakai lingkar pinggang sebagai pembanding, dan konsultasikan ke tenaga kesehatan.

Cara membaca hasilnya
KategoriBMI (WHO)
Berat kurangdi bawah 18,5
Berat ideal18,5 - 24,9
Berat berlebih25,0 - 29,9
Obesitas30,0 ke atas
Catatan Asia-Pasifik

Sebagian rujukan untuk populasi Asia memakai ambang lebih rendah (23 untuk berat berlebih, 25 untuk obesitas). Kalau angkamu mendekati batas, jangan panik, cek juga lingkar pinggang dan kebiasaan harianmu.

Sudah tahu BMI-mu? Langkah berikutnya biasanya menghitung kebutuhan kalori harian supaya perubahan pola makan tidak asal tebak.

Lanjut ke kalkulator kalori
Pertanyaan yang sering muncul
Apa itu BMI dan bagaimana cara menghitungnya?

BMI (Body Mass Index atau indeks massa tubuh) adalah berat badan dalam kilogram dibagi kuadrat tinggi badan dalam meter. Contoh: berat 68 kg dan tinggi 1,72 m menghasilkan BMI sekitar 23,0.

Berapa BMI yang normal?

Menurut klasifikasi WHO, BMI 18,5 sampai 24,9 tergolong normal. Di bawah 18,5 berarti berat kurang, 25 sampai 29,9 berat berlebih, dan 30 ke atas tergolong obesitas.

Kenapa ambang batas Asia berbeda?

Sejumlah rujukan untuk populasi Asia-Pasifik memakai ambang lebih rendah, yaitu 23 untuk berat berlebih dan 25 untuk obesitas, karena risiko metabolik cenderung muncul pada BMI lebih rendah. Gunakan angka BMI sebagai penyaring awal, bukan vonis.

Apakah BMI akurat untuk orang yang rutin latihan beban?

Tidak sepenuhnya. BMI tidak membedakan massa otot dan lemak, sehingga orang berotot bisa masuk kategori berlebih padahal komposisi tubuhnya sehat. Pakai lingkar pinggang atau pengukuran komposisi tubuh sebagai pembanding.

Sangkalan medis. Kalkulator ini alat bantu edukasi, bukan alat diagnosis. Konsultasikan hasilnya ke tenaga kesehatan bila kamu punya kondisi khusus.