Alat gratis - tanpa daftar

Kalkulator BMI

BMI adalah berat badan (kg) dibagi kuadrat tinggi badan (m). Geser slider di bawah dan hasilnya langsung muncul beserta kategorinya.

Kalkulator BMI

Indeks massa tubuh

Geser tinggi dan berat, hasilnya langsung berubah.

Tinggi badan172 cm
Berat badan68 kg
23,0Indeks massa tubuh
Berat ideal

// BMI tidak membedakan otot dan lemak. Rutin latihan beban? pakai lingkar pinggang sebagai pembanding, dan konsultasikan ke tenaga kesehatan.

Cara membaca hasilnya
KategoriBMI (WHO)
Berat kurangdi bawah 18,5
Berat ideal18,5 - 24,9
Berat berlebih25,0 - 29,9
Obesitas30,0 ke atas
Catatan Asia-Pasifik

Kalkulator memakai klasifikasi internasional WHO. Untuk sebagian populasi Asia, WHO juga menyebut 23 dan 27,5 sebagai titik tindakan kesehatan masyarakat, bukan pengganti tunggal klasifikasi global. Kemenkes memakai batas Indonesia yang lain, yaitu overweight mulai 25 dan obesitas mulai 27.

Sudah tahu BMI-mu? Langkah berikutnya biasanya menghitung kebutuhan kalori harian supaya perubahan pola makan tidak asal tebak.

Lanjut ke kalkulator kalori

Cara menghitung BMI secara manual

BMI, atau indeks massa tubuh, membandingkan berat badan dengan kuadrat tinggi badan. Rumusnya adalah berat badan dalam kilogram dibagi tinggi dalam meter kuadrat. Tinggi harus diubah dari sentimeter ke meter sebelum dihitung. Jika beratmu 68 kg dan tinggimu 172 cm, ubah 172 cm menjadi 1,72 m. Perhitungannya menjadi 68 dibagi 1,72 kali 1,72, atau 68 dibagi 2,9584. Hasilnya 22,99 dan kalkulator membulatkannya menjadi 23,0.

Kalkulator ini memakai nilai sebelum pembulatan untuk menentukan kategori. Detail itu penting di dekat ambang. Sebagai contoh, BMI 24,99 masih berada pada kategori normal WHO walaupun tampilan satu desimal dapat terbaca 25,0. Begitu nilai sebenarnya mencapai 25, kategori berubah menjadi berat berlebih. Cara yang sama berlaku pada batas 18,5 dan 30. Pengujian otomatis situs memeriksa angka tepat di bawah, tepat pada, dan tepat di atas setiap ambang tersebut.

Kategori mana yang dipakai kalkulator?

Hasil utama kalkulator memakai klasifikasi dewasa internasional dari WHO. WHO menyebut BMI sebagai penanda pengganti untuk lemak tubuh, bukan pengukuran lemak secara langsung. Untuk orang dewasa, berat berlebih dimulai pada 25 dan obesitas dimulai pada 30. Halaman data nutrisi WHO juga mencantumkan berat kurang di bawah 18,5 dan rentang normal 18,5 sampai 24,9. Kategori ini tidak dipakai dengan cara yang sama untuk anak dan remaja karena usia serta jenis kelamin ikut menentukan pembacaannya.

Standar pembandingBerat kurangNormalBerat berlebihObesitas
WHO internasional, dipakai kalkulatordi bawah 18,518,5 sampai 24,925,0 sampai 29,930,0 ke atas
Kemenkes, SKI 2023 untuk dewasa Indonesiadi bawah 18,518,5 sampai di bawah 2525,0 sampai di bawah 2727,0 ke atas
Titik tindakan kesehatan masyarakat Asia dari konsultasi WHOklasifikasi internasional tetap dipertahankanrisiko meningkat mulai 23risiko tinggi mulai 27,5

Tabel tersebut menjelaskan mengapa dua aplikasi dapat memberi label berbeda untuk angka yang sama. BMI 28, misalnya, termasuk berat berlebih menurut klasifikasi internasional, tetapi termasuk obesitas menurut batas operasional Kemenkes untuk SKI 2023. Konsultasi ahli WHO tentang populasi Asia tidak mengganti batas internasional dengan satu angka baru untuk semua orang Asia. Konsultasi itu mempertahankan klasifikasi global dan menawarkan titik 23 serta 27,5 agar negara dapat menentukan tindakan berdasarkan risiko lokal.

Kapan BMI berguna?

BMI berguna sebagai penyaring awal yang cepat, murah, dan konsisten. Kamu dapat memakai angka yang sama untuk memantau arah perubahan selama tinggi badan tidak berubah. Dalam survei populasi, ukuran ini juga membantu membandingkan kelompok besar tanpa alat komposisi tubuh yang mahal. Untuk keputusan pribadi, hasilnya paling berguna jika dibaca bersama ukuran lingkar pinggang, riwayat kesehatan, tekanan darah, pola tidur, kebugaran, dan hasil pemeriksaan yang relevan.

Ukur tinggi tanpa alas kaki dan timbang berat dengan kondisi yang konsisten. Perbedaan waktu, pakaian, makanan, serta cairan tubuh dapat mengubah angka timbangan. Satu hasil bukan target yang harus dikejar hari itu juga. Jika ingin memantau perubahan, gunakan pola mingguan atau bulanan dan fokus pada arah, bukan fluktuasi kecil dari pagi ke sore.

Kapan BMI dapat menyesatkan?

Orang dengan massa otot tinggi

Otot dan lemak sama-sama menambah berat, sedangkan rumus BMI tidak dapat membedakannya. Atlet kekuatan atau orang yang rutin latihan beban dapat memperoleh BMI tinggi meski lemak tubuhnya tidak berlebih. Dalam situasi ini, lingkar pinggang, performa, dan pengukuran komposisi tubuh memberi konteks yang lebih baik daripada label BMI saja.

Lansia atau orang yang kehilangan massa otot

Dua orang dapat memiliki BMI sama tetapi jumlah otot yang berbeda. Orang yang kehilangan massa otot bisa terlihat berada dalam rentang normal meski proporsi lemaknya lebih tinggi. Penilaian tenaga kesehatan dapat mempertimbangkan kekuatan, pola makan, penyakit, obat, serta perubahan berat yang tidak disengaja.

Kehamilan, anak, dan remaja

Kalkulator ini ditujukan untuk orang dewasa yang tidak sedang hamil. Kenaikan berat selama kehamilan tidak boleh dinilai dengan kategori ini. BMI anak dan remaja harus dibandingkan dengan umur dan jenis kelamin melalui kurva pertumbuhan. Jangan memasukkan data anak lalu membaca hasilnya sebagai kategori dewasa.

Perbedaan distribusi lemak

BMI tidak mengetahui lokasi lemak. Lemak yang terkumpul di perut dapat membawa risiko yang berbeda dari berat yang tersebar di bagian tubuh lain. Karena itu, WHO menyebut lingkar pinggang sebagai pengukuran tambahan, dan Kemenkes juga melaporkan obesitas sentral secara terpisah dari IMT. Angka BMI normal tidak otomatis meniadakan semua risiko kesehatan.

Apa yang sebaiknya dilakukan setelah melihat hasil?

Gunakan hasil sebagai pertanyaan awal, bukan diagnosis. Jika angkanya berada di dekat batas, catat standar mana yang kamu gunakan dan lihat ukuran lain. Jika berat berubah cepat tanpa direncanakan, kamu sedang hamil, punya gangguan makan, memiliki penyakit kronis, atau merasa cemas terhadap berat badan, bicarakan hasil dengan dokter atau ahli gizi. Jangan memakai kalkulator ini untuk menetapkan diet sangat rendah kalori atau menghentikan pengobatan.

Untuk perubahan kebiasaan, pilih langkah yang dapat diulang: makan dengan komposisi seimbang, bergerak rutin, tidur cukup, dan menilai kemajuan dalam rentang waktu yang masuk akal. Kamu dapat melanjutkan ke kalkulator kalori untuk perkiraan energi, tetapi angka dari kedua alat tetap perlu disesuaikan dengan respons tubuh dan saran tenaga kesehatan.

Sumber klasifikasi

Pertanyaan yang sering muncul
Apa itu BMI dan bagaimana cara menghitungnya?

BMI (Body Mass Index atau indeks massa tubuh) adalah berat badan dalam kilogram dibagi kuadrat tinggi badan dalam meter. Contoh: berat 68 kg dan tinggi 1,72 m menghasilkan BMI sekitar 23,0.

Berapa BMI yang normal?

Menurut klasifikasi WHO, BMI 18,5 sampai 24,9 tergolong normal. Di bawah 18,5 berarti berat kurang, 25 sampai 29,9 berat berlebih, dan 30 ke atas tergolong obesitas.

Kenapa ambang batas Asia berbeda?

Konsultasi ahli WHO mempertahankan klasifikasi internasional, tetapi menyebut 23 dan 27,5 sebagai titik tindakan kesehatan masyarakat untuk sebagian populasi Asia. Kemenkes memakai batas Indonesia yang berbeda lagi: overweight mulai 25 dan obesitas mulai 27. Karena itu, baca hasil kalkulator sebagai penyaring awal dan perhatikan standar yang sedang dipakai.

Apakah BMI akurat untuk orang yang rutin latihan beban?

Tidak sepenuhnya. BMI tidak membedakan massa otot dan lemak, sehingga orang berotot bisa masuk kategori berlebih padahal komposisi tubuhnya sehat. Pakai lingkar pinggang atau pengukuran komposisi tubuh sebagai pembanding.

Sangkalan medis. Kalkulator ini alat bantu edukasi, bukan alat diagnosis. Konsultasikan hasilnya ke tenaga kesehatan bila kamu punya kondisi khusus.