Teknik dasar padel terdiri dari tujuh keterampilan: grip continental, posisi siap, servis underarm, forehand dan backhand dari belakang, membaca pantulan dinding, lob, serta voli dan bandeja di net. Data pertandingan profesional menunjukkan voli adalah pukulan yang paling sering dipakai, disusul backhand dan forehand dari area belakang, sementara smash keras justru jarang. Artinya, pemula yang ingin cepat berkembang sebaiknya melatih kontrol dan penempatan bola, bukan tenaga.
Artikel ini adalah pendalaman dari bagian cara main di panduan olahraga padel untuk pemula. Kalau kamu belum hafal kapan bola boleh menyentuh dinding atau bagaimana servis yang sah, baca dulu peraturan padel lengkap. Di sini fokusnya satu: bagaimana memukul tiap jenis bola dengan benar, dan urutan latihannya.
Pukulan Apa yang Paling Sering Dipakai di Padel?
Sebelum belajar teknik, ada baiknya tahu pukulan mana yang paling sering muncul di pertandingan, supaya waktu latihanmu tidak habis untuk pukulan yang jarang dipakai. Studi Mellado-Arbelo, Baiget, dan Vives yang terbit di jurnal Cultura, Ciencia y Deporte (2019) merekam 8.541 pukulan dari 8 pertandingan World Padel Tour 2014 dan mengelompokkan setiap pukulan menurut jenisnya.
| Jenis pukulan | Porsi dari semua pukulan | Kapan dipakai | Fokus latihan pemula |
|---|---|---|---|
| Voli backhand | 16,6% | Di net, bola datang ke sisi non-dominan | Ayunan pendek, raket di depan badan |
| Voli forehand | 13,0% | Di net, bola datang ke sisi dominan | Blok bola, jangan mengayun penuh |
| Backhand | 12,4% | Dari belakang setelah bola memantul | Badan menyamping, langkah kaki dulu |
| Servis pertama | 11,2% | Awal setiap poin | Underarm, konsisten masuk |
| Forehand | 10,7% | Dari belakang setelah bola memantul | Kontak di samping badan, arahkan ke tengah |
| Bandeja | sekitar 6% | Bola tinggi saat kamu di net | Jaga posisi net, slice terkontrol |
| Smash | sekitar 6% | Bola tinggi dan pendek | Pilih momen, jangan dipaksa |

Grafik: Bugar Selalu, dari data Mellado-Arbelo, Baiget, dan Vives (2019), Cultura, Ciencia y Deporte. Voli forehand dan backhand bersama-sama mencakup 29,6 persen dari semua pukulan.
Kalau digabung, kedua jenis voli mencakup 29,6 persen dari semua pukulan, angka yang menurut penulis studi itu mirip dengan beberapa studi sebelumnya. Penjelasannya sederhana: sebagian besar poin di padel dimenangkan dari posisi net, jadi kedua tim berebut maju ke sana. Pelajaran untuk pemula: latihan voli bukan pelengkap, melainkan inti permainan.
Catatan penting soal data ini. Angkanya berasal dari pemain profesional putra, dan cara mengklasifikasi pukulan berbeda antar studi. Jadi pakai sebagai gambaran pola permainan, bukan target angka yang harus kamu kejar.
Grip Continental dan Posisi Siap
Semua teknik padel dibangun di atas dua hal: cara memegang raket dan cara berdiri saat menunggu bola. Kalau dua hal ini salah, pukulan apa pun akan terasa telat.
Grip continental
Pegang gagang seperti sedang berjabat tangan dengan raket, sehingga sisi bingkai raket menghadap ke depan, bukan permukaannya. Pegangan ini dipakai untuk hampir semua pukulan: forehand, backhand, voli, servis, dan bandeja. Keuntungannya, kamu tidak perlu berganti grip saat bola datang cepat di net, situasi yang sangat sering terjadi di lapangan sekecil 20 x 10 meter.
Dua kebiasaan yang perlu dihindari sejak awal:
- Menggenggam terlalu kencang. Pegang dengan tekanan sedang, seolah memegang burung kecil yang tidak boleh lepas tapi juga tidak boleh tercekik. Genggaman kencang memperlambat ayunan dan memindahkan beban ke otot lengan bawah.
- Melepas tali pengaman. Aturan FIP mewajibkan tali di gagang dikenakan di pergelangan saat bermain. Raket yang terlepas di lapangan tertutup bisa mengenai pasangan atau lawan.
Posisi siap
Berdiri dengan kaki selebar bahu, lutut sedikit ditekuk, berat badan di ujung telapak kaki, dan raket dipegang di depan dada dengan kepala raket sedikit ke atas. Dari posisi ini kamu bisa bergerak ke kiri, kanan, maju, atau mundur dengan sama cepatnya. Begitu selesai memukul, kembalikan raket ke depan dada. Pemula sering membiarkan raket turun ke samping lutut setelah memukul, lalu kalah cepat saat bola balik.
Posisi siap juga menuntut kaki yang kuat. Latihan seperti squat dan plank dua kali seminggu membantu kamu tetap rendah dan stabil selama 60 sampai 90 menit permainan.
Teknik Forehand dan Backhand dari Belakang
Forehand dan backhand dari belakang adalah pukulan bertahan yang menjaga bola tetap hidup. Di studi yang sama, 49,1 persen pukulan dilakukan dari zona belakang lapangan, 26,4 persen dari zona net, dan 19,3 persen dari zona transisi di antaranya. Artinya, hampir separuh waktu kamu memukul dari belakang, walau poin lebih sering dimenangkan di depan.

Grafik: Bugar Selalu, dari data Mellado-Arbelo, Baiget, dan Vives (2019). Sisa persentase zona berasal dari pukulan di sisi pasangan dan dari luar lapangan.
Forehand
- Begitu melihat bola ke sisi dominan, putar bahu dan pinggul menyamping. Putaran badan ini yang memberi tenaga, bukan pergelangan.
- Langkahkan kaki depan ke arah bola. Atur jarak supaya titik kontak berada sedikit di depan dan di samping badan.
- Ayunkan raket dari bawah ke depan dengan ayunan pendek. Raket padel tidak bersenar, jadi ayunan penuh ala tenis justru membuat bola melambung keluar atau menabrak pagar lawan.
- Akhiri ayunan dengan raket mengarah ke target, lalu kembali ke posisi siap.
Backhand
Prinsipnya sama, hanya dari sisi non-dominan. Kebanyakan pemain padel memakai backhand satu tangan dengan grip continental, walau backhand dua tangan juga sah. Kunci backhand adalah bahu depan yang mengarah ke bola sebelum mengayun. Pemula yang menghadap net saat memukul backhand hampir selalu terlambat dan memukul dengan pergelangan.
Tujuan kedua pukulan ini bagi pemula: bola melewati net dengan aman, rendah, dan ke tengah di antara kedua lawan. Bola ke tengah membuat lawan ragu siapa yang harus memukul, dan itu sering cukup untuk memancing kesalahan.
Membaca Pantulan Dinding Belakang dan Samping
Inilah keterampilan yang membedakan padel dari tenis, dan yang paling sering membuat pemula frustrasi. Menurut aturan FIP, bola yang sudah memantul di lantai sisimu boleh mengenai dinding lalu tetap dimainkan, selama kamu memukulnya sebelum bola memantul kedua kali di lantai.
Langkah-langkahnya:
- Baca tinggi dan kecepatan bola sejak lawan memukul. Bola tinggi dan pelan akan memantul jauh dari kaca. Bola rendah dan cepat akan memantul dekat kaca.
- Mundur menyamping mengikuti bola, jangan berlari menempel kaca. Sisakan jarak sekitar satu sampai dua langkah dari dinding.
- Biarkan bola memantul di lantai, menabrak kaca, lalu mulai bergerak menjauh dari dinding ke arahmu.
- Pukul saat bola turun dan sudah menjauh dari kaca, dengan ayunan pendek. Pilihan paling aman bagi pemula adalah lob tinggi ke belakang lawan atau bola rendah ke tengah.
Bedakan juga dinding kaca dan pagar kawat. Kaca memantulkan bola dengan rata dan bisa diprediksi, sedangkan pagar kawat membuat pantulan tidak menentu. Kalau bola mengenai pagar di sisimu, bersiaplah dengan pukulan yang lebih defensif.
Cara melatihnya: minta pasangan melempar bola dengan tangan ke arah dinding belakang dari jarak dekat, lalu tangkap dulu bolanya tanpa raket. Setelah kamu bisa menebak titik pantul dengan konsisten, baru ganti dengan raket. Latihan dinding tanpa lawan seperti ini juga cocok untuk pemanasan bola sebelum main.
Lob: Pukulan Pemula yang Paling Berguna
Lob adalah bola melambung tinggi melewati kepala lawan yang sedang di net, lalu jatuh dekat garis belakang. Di padel, lob bukan pukulan putus asa melainkan alat untuk merebut posisi. Lawan yang terkena lob terpaksa mundur meninggalkan net, dan kamu bersama pasangan bisa maju menggantikan mereka.
Teknik lob yang aman untuk pemula:
- Buka muka raket sedikit ke atas saat kontak.
- Ayunkan dari bawah ke atas dengan gerakan mengangkat, bukan memukul keras.
- Targetkan bola jatuh di sepertiga belakang lapangan lawan. Lob yang terlalu pendek justru memberi lawan kesempatan smash.
- Arahkan lob menyilang kalau memungkinkan, karena jarak diagonal lebih panjang sehingga bola punya ruang untuk turun.
Lob yang terlalu panjang dan menabrak dinding belakang lawan tanpa memantul di lantai dihitung keluar. Jadi jangan takut mengurangi tenaga. Lob yang baik terasa ringan, hampir seperti melempar bola dengan raket.
Voli Forehand dan Voli Backhand di Net
Voli adalah memukul bola sebelum bola memantul di lantai, biasanya dari posisi dua sampai tiga meter di belakang net. Karena voli adalah pukulan paling sering di padel, latihan voli memberi hasil paling cepat.
Prinsip voli:
- Raket selalu di depan badan. Dari posisi siap, kamu hanya perlu memiringkan raket ke kiri atau kanan, bukan mengayun dari belakang.
- Blok, bukan ayun. Gerakan voli lebih mirip menahan bola dengan dorongan pendek ke depan. Tenaga datang dari bola lawan dan langkah kecil ke depan.
- Kontak di depan badan. Bola yang dibiarkan masuk sampai sejajar badan akan memaksa pergelangan bekerja, dan itulah resep kehilangan kontrol.
- Arahkan ke kaki lawan atau ke tengah. Bola rendah ke kaki lawan yang sedang maju sangat sulit dikembalikan dengan baik.
Studi Mellado-Arbelo dan rekan juga mencatat bahwa voli jarang langsung mengakhiri poin: hanya 5,7 persen voli forehand dan 3,4 persen voli backhand yang menjadi poin langsung, jauh di bawah smash (45,9 persen menurut abstrak studi itu). Voli memang jarang mematikan, tetapi voli yang rapi menjaga timmu tetap di posisi menyerang sampai lawan salah.
Bandeja, Vibora, dan Smash
Ketika lawan memberi lob dan kamu sedang di net, ada tiga pilihan pukulan di atas kepala. Pemula perlu tahu bedanya agar tidak memaksa smash di setiap bola tinggi.
- Bandeja: pukulan di atas kepala dengan muka raket sedikit terbuka dan efek slice. Titik kontaknya lebih rendah dari smash, dan tujuannya mengembalikan bola dengan dalam supaya kamu bisa tetap di net.
- Vibora: variasi bandeja dengan putaran samping yang lebih agresif. Ini teknik tingkat lanjut, tunda sampai bandeja-mu stabil.
- Smash: pukulan datar dan keras untuk mengakhiri poin, cocok untuk lob yang pendek dan tidak terlalu tinggi.
Data dari Sanchez-Alcaraz dan rekan (2020), yang menganalisis 1.015 pukulan smash di final turnamen profesional, memperlihatkan dilema ini dengan jelas. Pada pemain putra, hanya 7,2 persen bandeja yang langsung menghasilkan poin, dibandingkan 51,8 persen untuk smash datar dan 41,2 persen untuk smash topspin. Namun 89,7 persen bandeja membuat bola tetap dalam permainan, dan bandeja adalah jenis smash yang paling sering dipakai. Pro memilih bandeja bukan karena tidak bisa smash, tetapi karena bandeja menjaga posisi net dengan risiko kecil.

Grafik: Bugar Selalu, dari Tabel 1 Sanchez-Alcaraz dkk. (2020), International Journal of Environmental Research and Public Health. Bandeja jarang langsung jadi poin tetapi 89,7 persen di antaranya menjaga bola tetap hidup.
Cara melakukan bandeja
- Saat lob datang, putar badan menyamping dan mundur dengan langkah samping, jangan mundur membelakangi net.
- Angkat raket ke belakang kepala dengan siku setinggi bahu, tangan non-dominan menunjuk bola untuk membantu membidik.
- Pukul bola di depan bahu dominan dengan gerakan memotong dari atas ke bawah dan ke depan, muka raket sedikit terbuka.
- Arahkan bola dalam dan cenderung ke sudut, lalu segera maju kembali ke posisi net.
Bagi pemula, aturan praktisnya: kalau ragu, pilih bandeja. Smash yang gagal memberi poin gratis, sedangkan bandeja yang biasa saja masih menjaga rally.
Servis dan Penerimaan Servis yang Konsisten
Servis padel tidak dirancang untuk mematikan. Aturan FIP mewajibkan bola dipantulkan dulu lalu dipukul setinggi pinggang atau lebih rendah, ke kotak servis diagonal. Fokuskan servis pada tiga hal: masuk, dalam, dan diarahkan ke backhand atau ke kaca samping lawan.
Untuk menerima servis, berdiri sekitar satu langkah di depan dinding belakang. Biarkan bola memantul, dan kalau bola menuju kaca samping, tunggu pantulannya seperti latihan dinding tadi. Pengembalian servis yang paling aman bagi pemula adalah bola rendah ke kaki server yang sedang maju, atau lob ke belakangnya.
Urutan Latihan Teknik untuk 8 Sesi Pertama
Teknik tidak terbentuk dalam satu sesi. Urutan berikut membantu kamu membangun keterampilan dari yang paling dibutuhkan:
- Sesi 1 sampai 2: grip continental, posisi siap, servis underarm, forehand dan backhand ke tengah.
- Sesi 3 sampai 4: pantulan dinding belakang, dimulai dengan lemparan tangan lalu dengan raket.
- Sesi 5 sampai 6: lob dari belakang dan voli dari net, berlatih bergantian dengan pasangan.
- Sesi 7 sampai 8: bandeja dan pergerakan maju mundur sebagai pasangan.
Selalu awali sesi dengan pemanasan sebelum olahraga 8 sampai 10 menit yang menyasar bahu, pinggul, dan pergelangan kaki, lalu tutup dengan pendinginan setelah olahraga. Dua sampai tiga sesi padel per minggu juga membantu memenuhi anjuran WHO untuk orang dewasa, yaitu 150 sampai 300 menit aktivitas aerobik intensitas sedang per minggu. Kalau ingin tahu berapa energi yang keluar dari aktivitasmu sehari-hari, coba kalkulator kalori. Dampak rutin berolahraga bagi jantung, tidur, dan suasana hati kami rangkum di manfaat olahraga.
Teknik yang Benar Juga Melindungi Siku dan Punggung
Tinjauan sistematis Dahmen dan rekan (2023) di BMJ Open Sport and Exercise Medicine, yang merangkum delapan studi, menemukan siku sebagai lokasi cedera padel yang paling sering, dengan cedera yang umumnya berasal dari tendon atau otot. Tinjauan itu tidak menganalisis faktor risiko, jadi hubungan pasti antara teknik dan cedera belum terbukti. Namun beberapa kebiasaan teknik yang baik jelas mengurangi beban berulang di lengan bawah:
- Tenaga dari putaran badan dan kaki, bukan dari pergelangan.
- Genggaman sedang, tidak mencengkeram.
- Kontak bola di depan badan, bukan di samping atau di belakang.
- Volume main naik bertahap, terutama di bulan pertama.
Nyeri di sisi luar siku yang memburuk saat menggenggam atau memutar pergelangan sering disebut tennis elbow. NHS menyarankan mengistirahatkan lengan dan perawatan mandiri, lalu menemui dokter bila nyeri siku masih ada setelah minimal 2 minggu istirahat dan perawatan mandiri. Untuk menjaga punggung dan bahu tetap kuat, tambahkan latihan beban untuk pemula dua kali seminggu di luar jadwal padel.
Kesimpulan
Teknik dasar padel yang paling berharga bukan smash, tetapi voli yang rapi, lob yang dalam, dan kemampuan membaca pantulan dinding. Data pertandingan profesional mendukung prioritas itu: voli adalah pukulan paling sering, hampir separuh pukulan dilakukan dari belakang, dan pukulan di atas kepala yang paling sering dipakai justru bandeja yang aman. Latih grip continental dan posisi siap dulu, lalu ikuti urutan 8 sesi di atas.
Kalau kamu masih membandingkan padel dengan pilihan lain, lihat juga daftar jenis olahraga untuk menemukan kombinasi yang cocok, atau jelajahi artikel lain di kategori olahraga.



