Energi dan zat gizi makro
Kalori
Juga disebut: kilokalori, kkal
Kalori adalah satuan energi. Pada label gizi dan anjuran makan, yang dimaksud biasanya kilokalori (kkal), dan 1 kkal setara 4,184 kilojoule. Tubuh memakai energi dari makanan untuk metabolisme basal, mencerna makanan, bergerak, serta untuk pertumbuhan, kehamilan, dan menyusui. Berat badan cenderung stabil ketika energi yang masuk seimbang dengan energi yang terpakai.
Kenapa label gizi memakai kkal dan cara membacanya ada di ulasan lengkap soal kalori.
Sumber: FAO, Food Energy: Methods of Analysis and Conversion Factors (2003), bab 3 (diakses 11 Oktober 2026).
Angka Kecukupan Gizi (AKG)
Juga disebut: AKG
Angka Kecukupan Gizi (AKG) adalah nilai kebutuhan rata-rata zat gizi tertentu yang harus dipenuhi setiap hari oleh hampir semua orang dengan karakteristik tertentu, yaitu umur, jenis kelamin, tingkat aktivitas fisik, dan kondisi fisiologis, agar dapat hidup sehat. Acuan yang berlaku di Indonesia adalah Permenkes Nomor 28 Tahun 2019, ditetapkan 20 Agustus 2019.
Angka energi AKG bisa kamu bandingkan dengan perhitungan pribadi di panduan kebutuhan kalori harian.
Sumber: Permenkes Nomor 28 Tahun 2019 tentang AKG yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia (naskah PDF, Pasal 1); JDIH BPK RI, metadata dan status berlaku Permenkes 28/2019 (diakses 11 Oktober 2026).
BMR (laju metabolisme basal)
Juga disebut: basal metabolic rate, metabolisme basal
BMR (basal metabolic rate) atau laju metabolisme basal adalah jumlah energi yang dipakai tubuh untuk fungsi dasar seperti kerja jantung dan otot pernapasan, fungsi otak, dan menjaga suhu tubuh. BMR diukur dalam posisi berbaring dan terjaga setelah puasa 10 sampai 12 jam. Bergantung pada usia dan gaya hidup, BMR mencakup 45 sampai 70 persen pengeluaran energi harian.
Contoh menghitung BMR dengan rumus yang umum dipakai ada di artikel BMR.
Sumber: FAO/WHO/UNU, Human Energy Requirements (2004), bab 2 (diakses 11 Oktober 2026).
TDEE (total pengeluaran energi harian)
Juga disebut: total daily energy expenditure, TEE
TDEE (total daily energy expenditure) adalah rata-rata energi yang dikeluarkan tubuh dalam 24 jam. Laporan pakar FAO, WHO, dan UNU menghitungnya sebagai BMR dikali tingkat aktivitas fisik (physical activity level, PAL). Pada orang dewasa yang tidak sedang hamil atau menyusui, hasil perkalian itu setara dengan kebutuhan energi harian untuk mempertahankan berat badan.
Bila masih tertukar antara keduanya, baca perbedaan BMR dan TDEE sebelum menentukan target makan.
Sumber: FAO/WHO/UNU, Human Energy Requirements (2004), bab 2, glosarium (diakses 11 Oktober 2026).
Defisit kalori
Defisit kalori adalah keadaan ketika energi dari makanan dan minuman lebih sedikit daripada energi yang dipakai tubuh. Untuk menutup selisihnya, tubuh memakai cadangan lemak sebagai sumber energi sehingga berat badan cenderung turun. Sebaliknya, asupan yang terus melebihi pemakaian akan disimpan sebagai lemak dan cenderung menaikkan berat badan.
Seberapa besar defisit yang masih wajar untuk turun berat badan dibahas di panduan defisit kalori.
Sumber: NHS (Inggris), Understanding calories (diakses 11 Oktober 2026).
Indeks Massa Tubuh (IMT/BMI)
Juga disebut: IMT, BMI, body mass index
Indeks Massa Tubuh (IMT), atau body mass index (BMI), adalah ukuran berat badan terhadap tinggi badan yang dihitung dari berat badan (kg) dibagi kuadrat tinggi badan (m). Untuk orang dewasa, WHO menggolongkan IMT 25 atau lebih sebagai kelebihan berat badan dan 30 atau lebih sebagai obesitas. Untuk anak dan remaja, penilaiannya juga memperhitungkan usia.
Hitung angkamu sendiri lewat kalkulator BMI; hasilnya tetap perkiraan, bukan diagnosis.
Sumber: WHO, Obesity and overweight (fact sheet) (diakses 11 Oktober 2026).
Protein
Protein adalah zat gizi yang tersusun dari rantai asam amino dan terdapat di setiap sel tubuh. Tubuh memerlukannya untuk memperbaiki sel dan membentuk sel baru, juga untuk pertumbuhan anak, remaja, dan ibu hamil. Sumbernya bisa hewani seperti daging, susu, ikan, dan telur, atau nabati seperti kedelai, kacang-kacangan, dan sebagian biji-bijian.
Sumber: MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), Protein in diet (diakses 11 Oktober 2026).
Serat pangan
Juga disebut: serat, dietary fiber
Serat pangan adalah zat dari tumbuhan yang ada di buah, sayur, dan biji-bijian. Serat menambah volume makanan, membuat cepat kenyang, membantu pencernaan, dan mencegah sembelit. Serat larut menarik air dan menjadi gel sehingga memperlambat pencernaan, misalnya pada oat dan kacang-kacangan. Serat tidak larut menambah massa feses dan mempercepat perjalanan makanan di usus.
Sumber: MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), Fiber (diakses 11 Oktober 2026).
Indeks glikemik (IG)
Juga disebut: IG, glycemic index
Indeks glikemik (IG) adalah peringkat makanan berkarbohidrat pada skala 1 sampai 100 menurut seberapa besar makanan itu menaikkan kadar gula darah setelah dimakan. Makanan ber-IG tinggi (70 atau lebih) dicerna dan diserap dengan cepat. Makanan ber-IG rendah (55 atau kurang) menghasilkan naik turun gula darah dan insulin yang lebih kecil.
Sumber: Glycemic Index Research and GI News, University of Sydney, About GI (diakses 11 Oktober 2026).
Vitamin
Vitamin
Vitamin adalah kelompok zat yang diperlukan untuk fungsi sel, pertumbuhan, dan perkembangan yang normal. Ada 13 vitamin esensial. Empat di antaranya larut lemak (A, D, E, dan K) dan dapat disimpan di hati serta jaringan lemak. Sembilan lainnya larut air (vitamin C dan semua vitamin B), tidak disimpan, sehingga perlu didapat secara teratur.
Fungsi tiap vitamin beserta sumber pangannya dirangkum di panduan vitamin.
Sumber: MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), Vitamins (diakses 11 Oktober 2026).
Vitamin A
Juga disebut: retinol
Vitamin A, juga disebut retinol, adalah vitamin larut lemak yang disimpan di hati. Vitamin ini membantu membentuk dan memelihara gigi, jaringan tulang dan jaringan lunak, selaput lendir, serta kulit. Karena menghasilkan pigmen di retina mata, vitamin A mendukung penglihatan, terutama dalam cahaya redup. Perannya juga penting selama kehamilan dan menyusui.
Sumber: MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), Vitamin A (diakses 11 Oktober 2026).
Vitamin B6
Juga disebut: piridoksin
Vitamin B6 (piridoksin) adalah vitamin larut air yang membantu tubuh membuat antibodi untuk melawan infeksi, menjaga fungsi saraf, membentuk hemoglobin pembawa oksigen dalam sel darah merah, memecah protein, dan menjaga gula darah dalam rentang normal. Kekurangannya dapat menimbulkan salah satu bentuk anemia. Makin banyak protein yang dimakan, makin besar kebutuhan vitamin B6.
Siapa yang rawan kekurangan dan dari mana mendapatkannya, baca ulasan vitamin B6.
Sumber: MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), Vitamin B6 (diakses 11 Oktober 2026).
Vitamin B12
Juga disebut: kobalamin, sianokobalamin
Vitamin B12 (sianokobalamin) adalah vitamin larut air yang penting untuk metabolisme protein, pembentukan sel darah merah, dan pemeliharaan sistem saraf. Secara alami vitamin ini terdapat di pangan hewani seperti ikan, daging, unggas, telur, dan susu. Pangan nabati tidak mengandungnya kecuali difortifikasi, sehingga sereal yang diperkaya bisa menjadi sumber bagi vegetarian.
Pilihan sumber B12 untuk yang jarang makan daging kami uraikan di panduan vitamin B12.
Sumber: MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), Vitamin B12; MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), Vitamins (diakses 11 Oktober 2026).
Vitamin B kompleks
Juga disebut: vitamin B complex
Vitamin B kompleks adalah sebutan untuk delapan vitamin B: tiamin (B1), riboflavin (B2), niasin (B3), asam pantotenat (B5), vitamin B6, biotin (B7), folat (B9), dan vitamin B12. Semuanya larut air dan tidak disimpan tubuh. Tiamin, misalnya, membantu tubuh memecah dan melepaskan energi dari makanan serta menjaga kesehatan sistem saraf.
Sumber: NHS (Inggris), B vitamins and folic acid; MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), Vitamins (diakses 11 Oktober 2026).
Vitamin C
Juga disebut: asam askorbat
Vitamin C adalah vitamin larut air yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan di seluruh tubuh. Vitamin ini dipakai untuk membentuk kolagen, protein penyusun kulit, tendon, ligamen, dan pembuluh darah, juga untuk menyembuhkan luka dan membantu penyerapan zat besi. Vitamin C termasuk antioksidan yang menghambat sebagian kerusakan akibat radikal bebas.
Angka kecukupan per kelompok umur menurut Permenkes 28/2019 tercantum di panduan vitamin C.
Sumber: MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), Vitamin C (diakses 11 Oktober 2026).
Vitamin D
Juga disebut: vitamin D3, kolekalsiferol
Vitamin D adalah vitamin larut lemak yang membantu tubuh menyerap kalsium untuk pembentukan tulang. Kulit membuat vitamin D saat terpapar sinar matahari langsung, sehingga vitamin ini dijuluki vitamin sinar matahari. Hanya sedikit makanan yang mengandungnya secara alami, misalnya ikan berlemak. Kekurangannya dapat melemahkan tulang, yaitu osteomalasia pada dewasa dan rakitis pada anak.
Penjelasan khusus soal bentuk D3 ada di artikel vitamin D3.
Sumber: MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), Vitamin D (diakses 11 Oktober 2026).
Vitamin E
Vitamin E adalah vitamin larut lemak yang disimpan di jaringan lemak dan hati. Fungsinya sebagai antioksidan yang melindungi jaringan tubuh dari kerusakan oleh radikal bebas. Vitamin E juga membantu sistem imun melawan virus dan bakteri, membantu pembentukan sel darah merah, dan membantu tubuh memakai vitamin K. Sumbernya antara lain minyak nabati dan kacang.
Sumber: MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), Vitamin E (diakses 11 Oktober 2026).
Vitamin K
Vitamin K adalah vitamin larut lemak yang dikenal sebagai vitamin pembekuan darah. Hati memerlukannya untuk membuat protein faktor pembekuan II, VII, IX, dan X, dan tanpa vitamin K darah tidak dapat membeku. Sumber utamanya sayuran hijau seperti bayam, kale, dan brokoli. Bakteri di saluran usus bagian bawah juga membuat vitamin K.
Sumber: MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), Vitamin K (diakses 11 Oktober 2026).
Mineral dan zat gizi lain
Kalsium
Kalsium adalah mineral paling melimpah di tubuh manusia, dan sebagian besar tersimpan di tulang serta gigi. Selain membangun tulang dan gigi yang kuat, kalsium berperan dalam pembekuan darah, pengiriman sinyal saraf, kontraksi dan relaksasi otot, pelepasan hormon, dan menjaga detak jantung normal. Susu dan olahannya mengandung kalsium yang mudah diserap.
Sumber: MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), Calcium in diet (diakses 11 Oktober 2026).
Zat besi
Juga disebut: iron
Zat besi adalah mineral esensial yang ada di setiap sel tubuh. Tubuh memerlukannya untuk membuat hemoglobin, protein pembawa oksigen di sel darah merah, dan mioglobin di otot. Tubuh tidak dapat membuatnya sendiri sehingga harus didapat dari makanan. Zat besi dari sayur, buah, biji-bijian, dan suplemen lebih sulit diserap tubuh.
Sumber: MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), Iron in diet (diakses 11 Oktober 2026).
Zinc (seng)
Juga disebut: seng
Zinc atau seng adalah unsur renik yang kadarnya di tubuh kedua terbanyak setelah zat besi. Zinc diperlukan agar sistem imun bekerja dengan baik, serta berperan dalam pembelahan dan pertumbuhan sel, penyembuhan luka, pemecahan karbohidrat, dan indra penciuman serta perasa. Tubuh juga memerlukannya untuk tumbuh selama kehamilan, masa bayi, dan masa kanak-kanak.
Sumber: MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), Zinc in diet (diakses 11 Oktober 2026).
Magnesium
Magnesium adalah mineral esensial yang diperlukan dalam lebih dari 300 reaksi biokimia di tubuh. Mineral ini membantu menjaga fungsi saraf dan otot, mendukung sistem imun, menjaga detak jantung tetap stabil, membantu tulang tetap kuat, dan ikut mengatur kadar gula darah. Sebagian besar magnesium dari makanan berasal dari sayuran berdaun hijau gelap.
Sumber: MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), Magnesium in diet (diakses 11 Oktober 2026).
Kalium (potasium)
Juga disebut: potasium
Kalium atau potasium adalah mineral yang sangat penting bagi tubuh. Kalium dibutuhkan untuk mendukung kesehatan jantung, fungsi otot yang normal, kesehatan tulang, keseimbangan asam dan basa, serta pemecahan dan pemakaian karbohidrat. Sayur dan buah adalah sumber terkaya, misalnya kacang-kacangan, tomat, kentang beserta kulitnya, dan ubi jalar.
Sumber: MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), Potassium in diet (diakses 11 Oktober 2026).
Asam lemak omega-3
Juga disebut: omega-3
Asam lemak omega-3 adalah jenis lemak tak jenuh ganda yang dibutuhkan untuk membangun sel otak dan menjalankan fungsi penting lainnya. Tubuh tidak dapat membuatnya sendiri, jadi omega-3 harus didapat dari makanan. Ikan tertentu adalah sumber terbaik, dan sebagian pangan nabati juga mengandungnya. Omega-3 membantu menurunkan trigliserida, salah satu jenis lemak darah.
Sumber: MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), Omega-3 fats: Good for your heart (diakses 11 Oktober 2026).
Probiotik
Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang dimaksudkan memberi manfaat kesehatan bila dikonsumsi atau dioleskan ke tubuh. Probiotik ada di yogurt dan pangan fermentasi lain, suplemen makanan, dan produk kecantikan. Jenis yang paling umum adalah bakteri kelompok Lactobacillus dan Bifidobacterium. Infeksi berat pernah dilaporkan pada bayi prematur yang diberi probiotik.
Sumber: NCCIH (NIH), Probiotics: Usefulness and Safety (diakses 11 Oktober 2026).
Pencernaan
Asam lambung naik (GER dan GERD)
Juga disebut: GERD, refluks asam, asam lambung
Refluks gastroesofagus (GER), yang sehari-hari disebut asam lambung naik, terjadi saat isi lambung kembali naik ke kerongkongan dan bisa menimbulkan rasa panas di dada (heartburn). GER sesekali tergolong umum. Bila refluks menimbulkan gejala berulang yang mengganggu atau komplikasi dalam jangka panjang, kondisinya disebut penyakit refluks gastroesofagus (GERD).
Penyebab, pemicu, dan kapan perlu ke dokter kami bahas di panduan asam lambung.
Sumber: NIDDK (NIH), Definition and Facts for GER and GERD (diakses 11 Oktober 2026).
Dispepsia
Juga disebut: indigestion, sakit maag
Dispepsia adalah istilah umum untuk sekumpulan gejala saluran cerna yang muncul bersamaan: nyeri, rasa terbakar, atau tidak nyaman di perut bagian atas, cepat kenyang saat makan, terasa terlalu penuh setelah makan sedikit, kembung, mual, atau sendawa. Dispepsia bukan penyakit, tetapi bisa menjadi tanda gangguan seperti tukak lambung atau gastritis.
Kenapa keluhan ini sering disebut maag, dan bedanya dengan asam lambung naik, ada di perbedaan asam lambung dan maag.
Sumber: NIDDK (NIH), Definition and Facts of Indigestion (diakses 11 Oktober 2026).
Asam urat
Juga disebut: uric acid, gout
Asam urat adalah zat sisa normal yang terbentuk saat tubuh memecah purin, senyawa dari sel yang mati dan dari makanan atau minuman tertentu. Biasanya asam urat larut dalam darah lalu disaring ginjal dan dibuang lewat urine. Bila kadarnya menumpuk, dapat terbentuk kristal seperti jarum di sendi yang menyebabkan gout, sejenis radang sendi yang nyeri.
Tanda-tanda yang patut diwaspadai dirangkum di gejala asam urat.
Sumber: MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), Uric Acid Test; NIAMS (NIH), Gout (diakses 11 Oktober 2026).
Kolesterol
Kolesterol adalah zat seperti lilin yang menyerupai lemak dan ada di semua sel tubuh. Tubuh memerlukannya untuk membuat hormon, vitamin D, dan zat yang membantu mencerna makanan, dan tubuh sendiri sudah membuat semua yang dibutuhkan. Kolesterol juga ada di pangan hewani. Kadar berlebih dalam darah dapat membentuk plak di dinding arteri.
Jenis-jenis kolesterol dan faktor yang menaikkannya ada di artikel kolesterol.
Sumber: MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), Cholesterol (diakses 11 Oktober 2026).
Kolesterol LDL
Juga disebut: LDL, kolesterol jahat, low-density lipoprotein
LDL (low-density lipoprotein) adalah lipoprotein, yaitu gabungan lemak dan protein, yang sering disebut kolesterol jahat karena kadar LDL tinggi menyebabkan penumpukan kolesterol di arteri. Kelebihan LDL bersama zat lain membentuk plak yang mengeraskan dan menyempitkan arteri, sehingga aliran darah ke jantung bisa melambat atau tersumbat. Kadarnya diketahui lewat tes darah.
Batas kadar LDL yang dipakai sebagai patokan ada di artikel kolesterol normal.
Sumber: MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), LDL: The "Bad" Cholesterol (diakses 11 Oktober 2026).
Kolesterol HDL
Juga disebut: HDL, kolesterol baik, high-density lipoprotein
HDL (high-density lipoprotein) adalah lipoprotein yang sering disebut kolesterol baik karena mengangkut kolesterol dari bagian tubuh lain kembali ke hati, lalu hati membuang kolesterol itu dari tubuh. Seperti LDL, HDL merupakan gabungan lemak dan protein yang memungkinkan lemak bergerak di dalam aliran darah. Kadar HDL diketahui melalui tes darah.
Cara membaca angka HDL di lembar hasil lab dijelaskan di nilai rujukan kolesterol dan asam urat.
Sumber: MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), HDL: The "Good" Cholesterol (diakses 11 Oktober 2026).
Diabetes melitus
Juga disebut: diabetes, kencing manis
Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas tidak menghasilkan cukup insulin atau tubuh tidak dapat memakai insulin yang dihasilkannya secara efektif. Insulin adalah hormon pengatur glukosa darah. Gula darah tinggi (hiperglikemia) akibat diabetes yang tidak terkendali lama-kelamaan merusak banyak sistem tubuh, terutama saraf dan pembuluh darah.
Jenis, gejala, dan pemeriksaannya dibahas di panduan diabetes melitus.
Sumber: WHO, Diabetes (fact sheet) (diakses 11 Oktober 2026).
Diabetes tipe 1
Diabetes tipe 1 adalah penyakit autoimun: sistem imun menghancurkan sel di pankreas yang membuat insulin, sehingga tubuh hanya menghasilkan sedikit insulin atau tidak sama sekali. Akibatnya glukosa tidak bisa masuk ke sel dan kadarnya di darah naik. Sebagian besar penyandangnya perlu insulin setiap hari untuk mengendalikan gula darah dan bertahan hidup.
Tanda awal pada anak dan remaja yang perlu dikenali ada di artikel diabetes tipe 1.
Sumber: NIDDK (NIH), Type 1 Diabetes (diakses 11 Oktober 2026).
Diabetes tipe 2
Juga disebut: diabetes melitus tipe 2
Diabetes tipe 2 adalah jenis diabetes yang paling umum, yaitu penyakit ketika glukosa darah terlalu tinggi karena tubuh tidak membuat cukup insulin atau tidak memakai insulin dengan baik. Akibatnya terlalu banyak glukosa tertinggal di darah dan terlalu sedikit yang mencapai sel. Menurut NIDDK, perkembangannya dapat dicegah atau ditunda dengan langkah tertentu.
Faktor risiko dan pengelolaannya kami uraikan di artikel diabetes tipe 2.
Sumber: NIDDK (NIH), Type 2 Diabetes (diakses 11 Oktober 2026).
Gula darah (glukosa darah)
Juga disebut: glukosa darah, blood sugar
Gula darah atau glukosa darah adalah gula utama yang ada di dalam darah dan menjadi sumber energi utama tubuh. Glukosa berasal dari makanan yang dipecah tubuh lalu dilepas ke aliran darah. Saat kadarnya naik, pankreas melepaskan insulin, hormon yang membantu glukosa masuk ke dalam sel untuk dipakai sebagai energi.
Angka puasa, sewaktu, dan HbA1c yang dipakai sebagai patokan ada di kadar gula darah normal.
Sumber: MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), Blood Glucose (diakses 11 Oktober 2026).
Tekanan darah, cairan tubuh, dan darah
Hipertensi (tekanan darah tinggi)
Juga disebut: darah tinggi, tekanan darah tinggi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi ketika tekanan di pembuluh darah terlalu tinggi, yaitu 140/90 mmHg atau lebih. Angka pertama (sistolik) adalah tekanan saat jantung berdetak, dan angka kedua (diastolik) tekanan saat jantung beristirahat di antara detak. Penderitanya sering tidak merasakan gejala, jadi satu-satunya cara mengetahuinya adalah memeriksa tekanan darah.
Patokan angka untuk anak, dewasa, lansia, dan ibu hamil dirangkum di tekanan darah normal per usia.
Sumber: WHO, Hypertension (fact sheet) (diakses 11 Oktober 2026).
Dehidrasi
Dehidrasi adalah kondisi akibat tubuh kehilangan terlalu banyak cairan, yaitu ketika cairan yang keluar lebih banyak daripada yang masuk sehingga tubuh tidak punya cukup cairan untuk bekerja dengan baik. Penyebabnya antara lain diare, muntah, keringat atau buang air kecil berlebihan, demam, dan kurang minum. Lansia, bayi, dan anak kecil lebih rentan.
Sumber: MedlinePlus, National Library of Medicine (NIH), Dehydration (diakses 11 Oktober 2026).
Anemia
Juga disebut: kurang darah
Anemia adalah kondisi ketika jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin di dalamnya lebih rendah dari normal, sehingga hemoglobin tidak cukup untuk mengangkut oksigen ke organ dan jaringan. Menurut WHO, anemia terutama menyerang perempuan dan anak, dan sering disebabkan kekurangan zat besi. Penyebab lainnya antara lain infeksi, penyakit kronis, dan menstruasi berat.
Sumber: WHO, Anaemia (fact sheet) (diakses 11 Oktober 2026).
Tidur
Insomnia
Insomnia adalah gangguan tidur yang umum, ditandai sulit memulai tidur, sulit mempertahankan tidur, atau kualitas tidur yang buruk, padahal waktu dan lingkungan tidurnya memadai. Insomnia jangka pendek bisa dipicu stres atau perubahan jadwal. Insomnia kronis terjadi 3 malam atau lebih per minggu, berlangsung lebih dari 3 bulan, dan tidak sepenuhnya dijelaskan masalah kesehatan lain.
Langkah awal yang bisa dicoba sebelum ke dokter ada di cara mengatasi insomnia.
Sumber: NHLBI (NIH), What Is Insomnia? (diakses 11 Oktober 2026).
Sleep apnea
Juga disebut: apnea tidur, OSA
Sleep apnea adalah kondisi umum ketika napas berhenti lalu mulai lagi berkali-kali selama tidur, sehingga tubuh bisa kekurangan oksigen. Jenis yang paling umum adalah sleep apnea obstruktif (OSA), saat saluran napas atas tersumbat berulang kali selama tidur. Mendengkur, tersengal saat tidur, dan sangat mengantuk di siang hari patut dibicarakan dengan tenaga kesehatan.
Sumber: NHLBI (NIH), What Is Sleep Apnea? (diakses 11 Oktober 2026).
Durasi tidur yang dianjurkan
Juga disebut: jam tidur ideal, kebutuhan tidur
Durasi tidur yang dianjurkan para ahli untuk orang dewasa adalah 7 sampai 9 jam per malam. Orang dewasa yang tidur kurang dari 7 jam cenderung mengalami lebih banyak masalah kesehatan. Kebutuhan anak lebih panjang dan bergantung usia, misalnya 9 sampai 12 jam per hari untuk usia 6 sampai 12 tahun. Tidur lebih dari 9 jam tidak selalu berbahaya.
Kaitan kurang tidur dengan suasana hati dibahas di tidur dan kesehatan mental.
Sumber: NHLBI (NIH), How Much Sleep Is Enough? (diakses 11 Oktober 2026).
Kesehatan mental
Kesehatan mental
Juga disebut: kesehatan jiwa
Kesehatan mental menurut WHO adalah keadaan sejahtera secara mental yang memungkinkan seseorang menghadapi tekanan hidup, menyadari kemampuannya, belajar dan bekerja dengan baik, serta berkontribusi pada komunitasnya. Kesehatan mental berada pada sebuah rentang yang dialami berbeda oleh tiap orang, dan dipengaruhi faktor individu, keluarga, komunitas, serta struktural.
Tanda yang perlu diperhatikan dan tempat mencari bantuan ada di panduan kesehatan mental.
Sumber: WHO, Mental health (fact sheet) (diakses 11 Oktober 2026).
Stres
Stres adalah keadaan khawatir atau tegang secara mental akibat situasi yang sulit. Menurut WHO, stres merupakan respons alami manusia yang mendorong kita menghadapi tantangan dan ancaman, dan setiap orang mengalaminya sampai taraf tertentu. Stres dalam kadar kecil dapat membantu aktivitas sehari-hari, tetapi stres berlebihan dapat menimbulkan masalah kesehatan fisik dan mental.
Teknik yang dianjurkan WHO untuk meredakannya kami rangkum di cara mengelola stres.
Sumber: WHO, Stress (questions and answers) (diakses 11 Oktober 2026).
Gangguan kecemasan
Juga disebut: anxiety disorder, gangguan cemas
Gangguan kecemasan adalah kondisi ketika rasa takut dan khawatir muncul secara intens dan berlebihan, biasanya disertai ketegangan fisik serta gejala perilaku dan kognitif lain. Perasaan ini sulit dikendalikan, menimbulkan tekanan berat, dapat berlangsung lama bila tidak ditangani, dan mengganggu kehidupan keluarga, sosial, sekolah, atau pekerjaan. Penanganan yang sangat efektif tersedia.
Ragam jenis dan gejalanya dibahas di gejala gangguan kecemasan.
Sumber: WHO, Anxiety disorders (fact sheet) (diakses 11 Oktober 2026).