Nilai rujukan kolesterol untuk orang dewasa adalah kolesterol total di bawah 200 mg/dL (sekitar 5,17 mmol/L), LDL di bawah 100 mg/dL (2,59 mmol/L), HDL minimal 40 mg/dL pada laki-laki dan 50 mg/dL pada perempuan, serta trigliserida di bawah 150 mg/dL (1,69 mmol/L). Nilai normal asam urat darah menurut MedlinePlus adalah 4,0 sampai 8,6 mg/dL untuk laki-laki dan 3,0 sampai 7,1 mg/dL untuk perempuan. Semua angka di halaman ini disalin dari sumber resmi dan diberi tautan ke dokumen yang memuatnya.
Halaman ini sengaja dibuat sebagai tabel rujukan, bukan artikel panjang tentang penyakitnya. Tujuannya satu: kamu bisa menaruh lembar hasil lab di sebelah layar, mencocokkan angkanya, dan tahu dari mana setiap batas berasal. Kalau lembar hasilmu memakai mmol/L atau µmol/L, versi satuan itu juga tersedia. Nilai rujukan adalah patokan umum, bukan diagnosis. Rentang yang tercetak di lembar hasil lab kamu bisa sedikit berbeda, dan yang menentukan artinya untuk kondisimu adalah dokter.
Tabel Ringkas Nilai Rujukan Kolesterol dan Asam Urat
Tabel di bawah merangkum angka yang paling sering dicari dalam satu tempat. Angka mg/dL disalin dari sumbernya. Angka mmol/L dan µmol/L adalah hasil konversi Bugar Selalu memakai faktor resmi CDC NHANES (penjelasannya ada di bagian konversi), dibulatkan dua angka di belakang koma untuk lemak darah dan satu angka untuk asam urat.
| Pemeriksaan (dewasa) | Nilai rujukan (mg/dL) | Setara (mmol/L atau µmol/L) | Sumber angka mg/dL |
|---|---|---|---|
| Kolesterol total | Kurang dari 200 | Kurang dari 5,17 mmol/L | MedlinePlus (NIH) |
| Non-HDL | Kurang dari 130 | Kurang dari 3,36 mmol/L | MedlinePlus (NIH) |
| LDL | Kurang dari 100 | Kurang dari 2,59 mmol/L | MedlinePlus (NIH) |
| HDL laki-laki | 60 atau lebih paling baik; di bawah 40 rendah | 1,55 mmol/L; di bawah 1,03 mmol/L rendah | MedlinePlus (NIH) |
| HDL perempuan | 60 atau lebih paling baik; di bawah 50 rendah | 1,55 mmol/L; di bawah 1,29 mmol/L rendah | MedlinePlus (NIH) |
| Trigliserida | Kurang dari 150 | Kurang dari 1,69 mmol/L | MedlinePlus (NIH) |
| Asam urat laki-laki | 4,0 sampai 8,6 | Sekitar 237,9 sampai 511,5 µmol/L (0,24 sampai 0,51 mmol/L) | MedlinePlus (NIH) |
| Asam urat perempuan | 3,0 sampai 7,1 | Sekitar 178,4 sampai 422,3 µmol/L (0,18 sampai 0,42 mmol/L) | MedlinePlus (NIH) |
Angka kolesterol di atas berlaku untuk umur 20 tahun ke atas. MedlinePlus memakai batas yang lebih rendah untuk umur 19 tahun ke bawah, yaitu kolesterol total kurang dari 170 mg/dL, non-HDL kurang dari 120 mg/dL, LDL kurang dari 110 mg/dL, dan HDL lebih dari 45 mg/dL (MedlinePlus).
Satu hal penting sebelum lanjut. Batas LDL "kurang dari 100 mg/dL" adalah patokan untuk kebanyakan orang, bukan target semua orang. Orang yang sudah punya penyakit jantung, diabetes, atau risiko tinggi lain biasanya diberi target yang jauh lebih rendah. Pembahasan target per tingkat risiko menurut panduan perhimpunan dokter jantung Indonesia ada di artikel kolesterol normal, jadi tidak diulang di sini.
Klasifikasi Lengkap Kolesterol dan Trigliserida Menurut NCEP ATP III
Lembar hasil lab di Indonesia sering memberi keterangan seperti "borderline" atau "tinggi" di sebelah angka. Istilah itu umumnya berasal dari klasifikasi National Cholesterol Education Program Adult Treatment Panel III (NCEP ATP III), yang diterbitkan National Heart, Lung, and Blood Institute di bawah National Institutes of Health. Klasifikasi ini membagi tiap pemeriksaan ke beberapa tingkat, bukan cuma normal dan tidak normal (NHLBI, ATP III Executive Summary).
| Pemeriksaan | Kategori ATP III | mg/dL | mmol/L (konversi) |
|---|---|---|---|
| LDL | Optimal | Kurang dari 100 | Kurang dari 2,59 |
| LDL | Mendekati optimal atau di atas optimal | 100 sampai 129 | 2,59 sampai 3,34 |
| LDL | Batas tinggi (borderline high) | 130 sampai 159 | 3,36 sampai 4,11 |
| LDL | Tinggi | 160 sampai 189 | 4,14 sampai 4,89 |
| LDL | Sangat tinggi | 190 atau lebih | 4,91 atau lebih |
| Kolesterol total | Diinginkan (desirable) | Kurang dari 200 | Kurang dari 5,17 |
| Kolesterol total | Batas tinggi | 200 sampai 239 | 5,17 sampai 6,18 |
| Kolesterol total | Tinggi | 240 atau lebih | 6,21 atau lebih |
| HDL | Rendah | Kurang dari 40 | Kurang dari 1,03 |
| HDL | Tinggi | 60 atau lebih | 1,55 atau lebih |
| Trigliserida | Normal | Kurang dari 150 | Kurang dari 1,69 |
| Trigliserida | Batas tinggi | 150 sampai 199 | 1,69 sampai 2,25 |
| Trigliserida | Tinggi | 200 sampai 499 | 2,26 sampai 5,63 |
| Trigliserida | Sangat tinggi | 500 atau lebih | 5,65 atau lebih |

Grafik: Bugar Selalu, disusun dari tabel klasifikasi LDL dalam ATP III Executive Summary (NHLBI).
Kementerian Kesehatan memakai pembagian tiga tingkat yang sama untuk kolesterol total. Laman Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan menyebut kadar di bawah 200 mg/dL sebagai kadar yang diinginkan dan masih aman, 200 sampai 239 mg/dL sebagai kadar yang mulai meningkat dan harus diwaspadai untuk mulai dikendalikan, dan di atas 240 mg/dL sebagai kadar tinggi (Ditjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes). Laman yang sama mencatat bahwa besarnya pengaruh trigliserida terhadap komplikasi kardiovaskular belum disepakati sepenuhnya, dan bahwa data epidemiologis lipid di Indonesia masih langka.
Perhatikan bahwa HDL bekerja terbalik dari pemeriksaan lain. Untuk LDL, kolesterol total, dan trigliserida, angka yang lebih rendah lebih baik. Untuk HDL, angka di bawah 40 mg/dL justru yang dicatat sebagai rendah oleh ATP III, dan MedlinePlus memakai batas rendah 50 mg/dL untuk perempuan. Jadi tanda panah naik di sebelah angka HDL pada lembar hasil tidak sama artinya dengan tanda panah naik di sebelah LDL.
Mengubah Satuan mg/dL ke mmol/L dan µmol/L
Laboratorium di Indonesia umumnya mencetak kolesterol dan asam urat dalam mg/dL, tapi hasil dari luar negeri, aplikasi kesehatan, atau jurnal sering memakai mmol/L atau µmol/L. Angka dari dua satuan ini tidak bisa dibandingkan langsung. Kolesterol 5 mmol/L bukan kolesterol rendah, karena setara sekitar 193 mg/dL.
Faktor konversi di tabel bawah diambil dari dokumentasi data National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES), survei kesehatan nasional yang dijalankan Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat. Di dokumentasi itu, setiap variabel mmol/L atau µmol/L dibuat dengan mengalikan angka mg/dL dengan faktor tertentu.
| Pemeriksaan | Dari mg/dL ke satuan SI | Kebalikannya (perkiraan) | Sumber faktor |
|---|---|---|---|
| Kolesterol total, LDL, HDL, non-HDL | Kalikan 0,02586 (hasil mmol/L) | Kalikan sekitar 38,67 | CDC NHANES TCHOL_J |
| Trigliserida | Kalikan 0,01129 (hasil mmol/L) | Kalikan sekitar 88,57 | CDC NHANES TRIGLY_J |
| Asam urat | Kalikan 59,48 (hasil µmol/L) | Bagi dengan 59,48 | CDC NHANES BIOPRO_J |
Angka kebalikan (38,67 dan 88,57) adalah hasil 1 dibagi faktor resminya, dihitung sendiri oleh Bugar Selalu dan dibulatkan. Untuk asam urat, µmol/L bisa diubah ke mmol/L dengan membaginya 1.000.
Tiga contoh hitungan supaya caranya jelas:
- Kolesterol total 200 mg/dL. 200 x 0,02586 = 5,172, dibulatkan 5,17 mmol/L.
- Trigliserida 150 mg/dL. 150 x 0,01129 = 1,6935, dibulatkan 1,69 mmol/L.
- Asam urat 6 mg/dL. 6 x 59,48 = 356,88, dibulatkan 356,9 µmol/L atau sekitar 0,36 mmol/L. Rekomendasi EULAR membulatkan angka ini menjadi 360 µmol/L.
Kesalahan yang paling sering adalah memakai faktor kolesterol untuk trigliserida. Dokumentasi NHANES memakai faktor yang berbeda untuk keduanya. Kalau trigliserida 150 mg/dL dikalikan 0,02586, hasilnya 3,88 mmol/L, yang keliru dan akan terbaca seperti trigliserida tinggi. Selalu cek kolom satuan di lembar hasil sebelum membandingkan.
Nilai Rujukan Asam Urat Darah untuk Laki-laki dan Perempuan
Asam urat adalah zat sisa yang terbentuk saat tubuh memecah purin. MedlinePlus menyebut nilai normal asam urat darah adalah 3,0 sampai 7,1 mg/dL untuk perempuan dan 4,0 sampai 8,6 mg/dL untuk laki-laki, dan rentang nilai normal bisa sedikit berbeda antar laboratorium (MedlinePlus, Uric acid - blood).
| Kelompok | mg/dL | µmol/L (konversi) | mmol/L (konversi) | Sumber angka mg/dL |
|---|---|---|---|---|
| Perempuan, nilai normal | 3,0 sampai 7,1 | 178,4 sampai 422,3 | 0,18 sampai 0,42 | MedlinePlus (NIH) |
| Laki-laki, nilai normal | 4,0 sampai 8,6 | 237,9 sampai 511,5 | 0,24 sampai 0,51 | MedlinePlus (NIH) |
| Batas hiperurisemia tanpa gejala (ACR) | 6,8 atau lebih | 404,5 atau lebih | 0,40 atau lebih | ACR 2020 |
| Target terapi gout | Di bawah 6 | Di bawah 360 (EULAR) | Di bawah 0,36 | ACR 2020, EULAR 2016 |
| Target terapi gout berat (EULAR) | Di bawah 5 | Di bawah 300 | Di bawah 0,30 | EULAR 2016 |

Grafik: Bugar Selalu, disusun dari MedlinePlus (NIH), pedoman ACR 2020, dan rekomendasi EULAR 2016.
Ada satu hal yang sering membingungkan. Batas atas nilai normal laki-laki menurut MedlinePlus (8,6 mg/dL) lebih tinggi daripada batas hiperurisemia yang dipakai ACR (6,8 mg/dL) dan target terapi gout (di bawah 6 mg/dL). Ketiganya tidak saling membantah, karena dibuat untuk pertanyaan yang berbeda. Nilai normal laboratorium menggambarkan sebaran kadar pada orang yang diperiksa. Batas 6,8 mg/dL dipakai ACR untuk mendefinisikan hiperurisemia tanpa gejala. Target di bawah 6 mg/dL adalah sasaran pengobatan bagi orang yang sudah didiagnosis gout dan sedang minum obat penurun asam urat.
Di Indonesia, sebagian lembar hasil lab dan bahan edukasi mencantumkan rentang yang berbeda dari MedlinePlus. Itu wajar karena alat, reagen, dan populasi rujukan tiap laboratorium berbeda. Redaksi belum menemukan dokumen Kementerian Kesehatan yang bisa dibuka langsung dan memuat rentang asam urat per jenis kelamin, jadi angka seperti itu tidak dicantumkan di sini. Untuk hasilmu sendiri, rentang yang tercetak di lembar lab adalah acuan yang berlaku.
Batas Hiperurisemia dan Target Terapi Gout
Pedoman American College of Rheumatology (ACR) 2020 untuk penatalaksanaan gout mendefinisikan hiperurisemia tanpa gejala sebagai kadar asam urat serum 6,8 mg/dL atau lebih pada orang yang belum pernah mengalami serangan gout dan tidak punya tofus di bawah kulit. Untuk kelompok ini, ACR secara kondisional tidak merekomendasikan memulai obat penurun asam urat seperti allopurinol, febuxostat, atau probenesid (ACR 2020). Artinya kadar asam urat yang tinggi tanpa keluhan tidak otomatis berarti harus minum obat.
Untuk pasien gout yang sudah memakai obat penurun asam urat, ACR sangat merekomendasikan strategi treat-to-target, yaitu dosis obat disesuaikan sampai kadar asam urat mencapai dan bertahan di bawah 6 mg/dL, dipantau dengan pemeriksaan asam urat berkala (ACR 2020). Pedoman yang sama secara kondisional merekomendasikan memulai obat setelah serangan pertama hanya bila disertai penyakit ginjal kronis stadium 3 atau lebih, kadar asam urat di atas 9 mg/dL, atau batu saluran kemih.
Rekomendasi EULAR 2016, perhimpunan reumatologi Eropa, memakai sasaran yang serupa. Kadar asam urat serum dipertahankan di bawah 6 mg/dL (360 µmol/L), dan di bawah 5 mg/dL (300 µmol/L) pada gout berat. EULAR juga menyebut pengobatan penurun asam urat sebaiknya dipertimbangkan sejak gout pertama kali muncul, di samping edukasi dan penanganan tanpa obat (EULAR 2016).
| Pedoman | Situasi | Batas atau target | Sumber |
|---|---|---|---|
| ACR 2020 | Hiperurisemia tanpa gejala | 6,8 mg/dL atau lebih, tanpa riwayat serangan dan tofus | PMC10563586 |
| ACR 2020 | Pasien yang memakai obat penurun asam urat | Di bawah 6 mg/dL | PMC10563586 |
| ACR 2020 | Serangan pertama dengan hiperurisemia berat | Di atas 9 mg/dL menjadi salah satu alasan mulai obat (kondisional) | PMC10563586 |
| EULAR 2016 | Pasien gout | Di bawah 6 mg/dL (360 µmol/L) | PubMed 27457514 |
| EULAR 2016 | Gout berat | Di bawah 5 mg/dL (300 µmol/L) | PubMed 27457514 |
| MedlinePlus | Pasien yang diobati karena gout | Di bawah 6 atau 5 mg/dL, sesuai faktor klinis | MedlinePlus |
Semua angka di tabel ini adalah sasaran klinis untuk orang yang sudah didiagnosis dan ditangani dokter. Tabel ini tidak dimaksudkan untuk memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat sendiri.
Kenapa Angka di Lembar Lab Bisa Berbeda dari Tabel Ini
Ada beberapa alasan angka rujukan di lembar hasil lab tidak persis sama dengan tabel di halaman ini, dan beberapa alasan hasil satu kali pemeriksaan bisa meleset dari kondisi sehari-hari.
Laboratorium memakai metode berbeda. MedlinePlus menegaskan bahwa rentang nilai normal asam urat bisa sedikit berbeda antar laboratorium, dan meminta pembaca membicarakan arti hasil spesifiknya dengan tenaga kesehatan (MedlinePlus). Prinsip yang sama berlaku untuk pemeriksaan lain.
Persiapan sebelum tes. Untuk tes kolesterol darah, MedlinePlus menyebut kamu mungkin perlu puasa, tidak makan dan minum, selama 9 sampai 12 jam, karena itu tes sering dilakukan pagi hari. Dokter yang memberi tahu apakah puasa diperlukan (MedlinePlus, Cholesterol Levels test).
Obat yang sedang diminum. MedlinePlus menyebut banyak obat, termasuk aspirin, bisa memengaruhi kadar asam urat dalam darah dan urine, dan niasin (vitamin B3) juga bisa memengaruhi hasil. Beri tahu dokter semua obat yang kamu minum, tapi jangan menghentikan obat apa pun tanpa bicara dengan dokter lebih dulu (MedlinePlus, Uric Acid Test).
Kondisi lain yang menggeser asam urat. MedlinePlus mendaftar banyak penyebab kadar asam urat lebih tinggi dari normal, antara lain konsumsi alkohol, dehidrasi, olahraga berlebihan, konsumsi fruktosa, obesitas, diet tinggi purin, gagal ginjal, dan obat seperti diuretik. Kadar yang lebih rendah dari normal juga bisa terjadi, misalnya pada diet rendah purin atau pemakaian obat tertentu seperti atorvastatin, losartan, dan fenofibrat (MedlinePlus). Kadar yang tinggi tidak otomatis berarti gout.
Satuan berbeda. Seperti dibahas di bagian konversi, angka mmol/L atau µmol/L harus diubah dulu sebelum dicocokkan dengan tabel mg/dL.

Grafik: Bugar Selalu, disusun dari dokumentasi data CDC NHANES 2017-2018 (TCHOL_J, TRIGLY_J, BIOPRO_J).
Cara Membaca Hasil Lab Kolesterol dan Asam Urat dengan Tabel Ini
Langkah berikut membantu kamu memakai tabel di halaman ini tanpa salah tafsir.
- Cek satuan dulu. Lihat kolom satuan di lembar hasil. Kalau mg/dL, langsung cocokkan dengan tabel. Kalau mmol/L atau µmol/L, pakai kolom konversi atau hitung dengan faktor CDC NHANES.
- Pakai rentang di lembar lab sebagai acuan utama. Rentang itu disesuaikan dengan alat dan metode laboratorium tersebut. Tabel ini membantu memahami kategorinya.
- Baca tiap pemeriksaan sesuai arahnya. LDL, kolesterol total, trigliserida, dan asam urat: makin tinggi makin perlu perhatian. HDL: angka rendah yang perlu perhatian.
- Ingat bahwa target LDL berbeda per orang. Angka di bawah 100 mg/dL adalah patokan umum. Orang dengan risiko kardiovaskular tinggi biasanya punya target lebih rendah, seperti dijelaskan di artikel kolesterol normal.
- Satu hasil bukan vonis. Bawa hasilnya ke dokter atau puskesmas untuk dibaca bersama riwayat kesehatan, obat yang diminum, dan pemeriksaan lain.
Contoh membaca satu lembar hasil: LDL 145 mg/dL masuk kategori batas tinggi menurut ATP III (130 sampai 159 mg/dL). Trigliserida 2,0 mmol/L, setelah dibagi 0,01129, setara sekitar 177 mg/dL, yang masuk kategori batas tinggi (150 sampai 199 mg/dL). Asam urat 7,5 mg/dL pada laki-laki masih di dalam rentang normal MedlinePlus (4,0 sampai 8,6 mg/dL), tapi sudah di atas batas hiperurisemia ACR (6,8 mg/dL). Kombinasi seperti ini layak dibicarakan dengan dokter, bukan ditangani sendiri.
Seberapa sering perlu diperiksa? MedlinePlus menganjurkan orang dewasa muda umur 20 sampai 65 tahun tes kolesterol setiap 5 tahun, laki-laki umur 45 sampai 65 tahun dan perempuan umur 55 sampai 65 tahun setiap 1 sampai 2 tahun, dan orang di atas 65 tahun setiap tahun (MedlinePlus, Cholesterol Levels test). Dokter bisa meminta lebih sering kalau ada faktor risiko.
Kalau hasil kolesterolmu di atas batas, langkah berikutnya bisa dibaca di cara menurunkan kolesterol, makanan penurun kolesterol, dan olahraga untuk menurunkan kolesterol. Gambaran umumnya ada di kolesterol dan ciri kolesterol tinggi. Berat badan juga berkaitan dengan profil lemak darah, jadi kamu bisa mengecek posisimu dengan kalkulator BMI. Artikel lain seputar pencegahan penyakit ada di kategori pencegahan.
Untuk memperluas konteks pencegahan, kamu bisa melanjutkan ke Asam Urat Normal Wanita, Apakah Asam Urat Bisa Sembuh? Arti Sembuh dan Peran Obat.



