Pencegahan Penyakit

Cek Asam Urat: Jenis Tes, Persiapan, dan Cara Baca Hasil

Panduan cek asam urat untuk pembaca awam: jenis pemeriksaan yang ada, siapa yang perlu diperiksa, persiapan sebelum tes, kenapa waktu pemeriksaan setelah serangan penting, cara membaca angka dalam mg/dL dan µmol/L, dan seberapa sering perlu cek ulang bagi yang sedang berobat.

Petugas bersarung tangan mengambil sampel darah dari pembuluh vena lengan ke dalam tabung.
Foto: Bobjgalindo / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0.

Cek asam urat paling umum dilakukan lewat tes darah: sampel diambil dari pembuluh vena di lengan, lalu kadar asam urat diukur di laboratorium. MedlinePlus dari National Library of Medicine (NIH) menyarankan tidak makan dan minum selama 4 jam sebelumnya, kecuali dokter memberi instruksi lain, dan memberi tahu dokter semua obat yang kamu pakai. Hasilnya dibandingkan dengan rentang normal, yaitu 3,0 sampai 7,1 mg/dL untuk perempuan dan 4,0 sampai 8,6 mg/dL untuk laki-laki menurut MedlinePlus, atau rentang yang tercetak di lembar hasil lab.

Tes darah bukan satu-satunya pemeriksaan. Ada tes urine 24 jam untuk urusan batu ginjal, dan ada analisis cairan sendi untuk memastikan gout. Waktu pemeriksaan juga penting: kadar darah yang diukur di tengah serangan bisa menyesatkan. Artikel ini menjelaskan jenis pemeriksaan, siapa yang perlu diperiksa, persiapan, waktu yang tepat, cara membaca hasil, dan seberapa sering perlu cek ulang. Isinya informasi umum, bukan pengganti saran dokter.

Jenis Pemeriksaan Asam Urat

MedlinePlus menjelaskan bahwa tes asam urat mengukur jumlah asam urat dalam sampel darah atau urine. Di luar itu, ada pemeriksaan cairan sendi yang mencari kristal asam urat secara langsung. Tabel berikut merangkum ketiganya.

Pemeriksaan Sampel Untuk apa Sumber
Tes asam urat darah Darah dari vena lengan Membantu diagnosis gout (biasanya bersama analisis cairan sendi), memantau kadar saat pengobatan kanker tertentu, memantau terapi MedlinePlus
Tes asam urat urine Urine yang dikumpulkan selama 24 jam Mencari tahu apakah asam urat menyebabkan batu ginjal, memantau risiko batu pada penderita gout, membantu memilih obat MedlinePlus
Analisis cairan sendi (sinovial) Cairan dari sendi, bursa, atau tofus Mencari kristal urat dengan mikroskop, membedakan gout dari penyakit sendi lain NIAMS, MedlinePlus

Laman Ayo Sehat Kementerian Kesehatan merangkum langkah diagnosis yang serupa: pemeriksaan fisik untuk melihat bengkak, merah, dan panas di sendi; tes darah untuk mengukur kadar asam urat; rontgen yang tidak menunjukkan kristal tetapi berguna menyingkirkan kondisi lain; dan aspirasi sendi untuk memeriksa kristal di cairan sendi yang meradang. NIAMS (NIH) menambahkan bahwa dokter bisa memakai USG atau CT khusus untuk melihat tumpukan kristal urat.

Bagaimana dengan alat cek asam urat mandiri yang dijual bebas? Sumber resmi yang kami pakai tidak membahas akurasi alat semacam itu, jadi kami tidak bisa memberi penilaian. Yang bisa disarankan dengan aman: hasil dari alat mandiri sebaiknya tidak dipakai untuk memulai, mengubah, atau menghentikan obat, dan angka yang mencurigakan perlu dikonfirmasi dengan tes laboratorium.

Siapa yang Perlu Cek Asam Urat

Mayo Clinic menulis bahwa tenaga kesehatan biasanya memeriksa kadar asam urat pada orang yang mengalami serangan gout atau jenis batu ginjal tertentu. MedlinePlus merinci keadaan yang bisa membuat dokter meminta tes asam urat darah:

  • Ada gejala gout, biasanya di satu sendi, paling sering ibu jari kaki, tetapi bisa juga jari kaki lain, pergelangan kaki, atau lutut: nyeri hebat, bengkak, merah atau hangat di sekitar sendi, dan gerak terbatas.
  • Sedang menjalani pengobatan kanker tertentu, atau punya kanker yang membunuh sel dengan cepat seperti leukemia.
  • Punya sindrom metabolik, kondisi yang meningkatkan risiko kadar asam urat tinggi.
  • Memakai obat tertentu seperti diuretik.
  • Ada tanda batu ginjal: nyeri tajam di perut bawah, pinggang, selangkangan, atau punggung; darah dalam urine; sering ingin buang air kecil; nyeri saat buang air kecil; urine keruh atau berbau; mual dan muntah; demam dan menggigil.

Dokter juga bisa meminta tes untuk memantau risiko batu ginjal pada orang yang sudah punya gout atau riwayat batu ginjal. Kalau kamu tidak punya gejala dan tidak termasuk kelompok di atas, cek asam urat biasanya menjadi bagian pemeriksaan kesehatan umum yang diminta dokter.

Pengobatan kanker adalah alasan yang sering terlewat. MedlinePlus menjelaskan bahwa ketika pengobatan membunuh sel kanker dengan cepat, sel-sel itu melepaskan banyak purin ke dalam darah, yang bisa menimbulkan masalah serius akibat kadar asam urat tinggi. Pemeriksaan berkala membantu menangkap kenaikan itu lebih awal sehingga bisa segera ditangani.

Perlu diingat bahwa pedoman American College of Rheumatology (ACR) 2020 tidak menyarankan langsung memberi obat pada kadar tinggi tanpa gejala. Jadi tujuan cek asam urat pada orang tanpa gejala lebih kepada mengenali risiko dan memperbaiki gaya hidup, bukan otomatis memulai pengobatan.

Persiapan Sebelum Cek Asam Urat

Persiapan yang tepat membuat hasilmu bisa dipercaya dan bisa dibandingkan dengan hasil berikutnya. Berdasarkan MedlinePlus, persiapan tes darah meliputi:

Kartu persiapan tes darah asam urat: tidak makan dan minum 4 jam sebelum tes, sampaikan daftar obat karena aspirin dan niasin bisa memengaruhi hasil, pengambilan darah biasanya kurang dari 5 menit

Grafik: Bugar Selalu, disusun dari halaman tes asam urat MedlinePlus (NIH).

  1. Tidak makan dan minum selama 4 jam sebelum tes, kecuali dokter memberi instruksi lain.
  2. Memberi tahu dokter semua obat dan suplemen. Banyak obat bisa memengaruhi hasil, termasuk aspirin dan niasin (vitamin B3). Dokter akan memberi tahu kalau ada obat yang perlu dihentikan sementara.
  3. Tidak menghentikan atau mengubah obat sendiri. MedlinePlus menegaskan hal ini secara khusus.

Ada juga keadaan yang bisa menaikkan kadar sementara. MedlinePlus memasukkan konsumsi alkohol, dehidrasi, olahraga berlebihan, dan konsumsi fruktosa ke daftar penyebab kadar asam urat lebih tinggi dari normal. Karena itu, kalau ingin hasil yang mencerminkan keadaan biasamu, hindari memeriksa sehari setelah minum alkohol, setelah latihan yang sangat berat, atau saat sedang kurang minum. Kalau keadaan itu tidak bisa dihindari, sampaikan ke dokter saat membaca hasil.

Untuk tes urine 24 jam, MedlinePlus menjelaskan langkahnya: buang air kecil pertama di toilet seperti biasa dan catat jamnya, lalu tampung semua urine selama 24 jam berikutnya dalam wadah khusus yang disimpan di lemari es atau kotak berisi es, dan terakhir coba buang air kecil tepat 24 jam setelah mulai sebagai tampungan terakhir. MedlinePlus juga meminta memberi tahu dokter kalau memakai aspirin, obat gout, obat antiradang seperti ibuprofen, atau diuretik, karena dokter mungkin meminta menghentikannya sementara. Alkohol, vitamin C, dan zat kontras rontgen juga bisa memengaruhi hasil tes urine.

Waktu yang Tepat: Saat Serangan atau Sesudahnya

Pertanyaan yang sering muncul: kapan sebaiknya cek asam urat kalau baru saja mengalami serangan? Jawabannya tergantung apa yang dicari.

Kartu waktu pemeriksaan: kristal paling mudah ditemukan saat serangan menurut CDC, kadar urat darah idealnya dinilai lebih dari 4 minggu sejak serangan menurut kriteria ACR/EULAR 2015, dan tidak perlu diulang bila 10 mg/dL atau lebih

Grafik: Bugar Selalu, disusun dari CDC dan kriteria klasifikasi gout ACR/EULAR 2015.

Untuk mencari kristal, saat serangan adalah waktu terbaik. CDC menyebut gout biasanya didiagnosis saat serangan, ketika kristal asam urat paling mudah ditemukan di sendi yang terkena. Jadi kalau sendimu sedang bengkak, jangan menunggu reda untuk diperiksa.

Untuk menilai kadar asam urat darah, saat serangan justru bisa menyesatkan. Kriteria klasifikasi gout dari ACR dan European League Against Rheumatism (EULAR) 2015 menyarankan kadar urat darah idealnya dinilai saat pasien tidak memakai obat penurun asam urat dan lebih dari 4 minggu sejak serangan dimulai, dan diulang dalam kondisi itu kalau memungkinkan. Kriteria yang sama menyebut kalau kadarnya 10 mg/dL atau lebih, pengulangan tidak diperlukan.

Waktu tes memengaruhi arti hasil: Artinya, hasil "normal" yang diambil di tengah serangan belum tentu menyingkirkan gout. Kalau dokter mencurigai gout tetapi kadar saat serangan tampak normal, pemeriksaan ulang beberapa minggu kemudian bisa memberi gambaran lebih jelas. Diskusikan jadwalnya dengan dokter.

Cara Membaca Hasil Cek Asam Urat

Hasil tes darah biasanya ditulis dalam mg/dL. MedlinePlus menyebut nilai normal 3,0 sampai 7,1 mg/dL untuk perempuan dan 4,0 sampai 8,6 mg/dL untuk laki-laki, dan bahwa rentang bisa sedikit berbeda antar laboratorium. Kalau lab memakai µmol/L, kalikan angka mg/dL dengan 59,48, faktor yang dipakai dokumentasi data CDC NHANES. Contohnya, 6 mg/dL setara sekitar 357 µmol/L.

Diagram batang angka pembanding hasil asam urat: batas atas normal laki-laki 8,6 mg/dL, batas atas normal perempuan 7,1, batas hiperurisemia ACR 6,8, target terapi gout di bawah 6

Grafik: Bugar Selalu, disusun dari MedlinePlus (NIH), pedoman ACR 2020, dan rekomendasi EULAR 2016.

Selain rentang normal, ada dua angka lain yang sering dipakai dokter:

  • Di atas 6,8 mg/dL: batas yang dipakai pedoman ACR 2020 untuk hiperurisemia tanpa gejala, yaitu pada orang yang belum pernah serangan dan tidak punya tofus.
  • Di bawah 6 mg/dL: target terapi bagi pasien gout yang memakai obat penurun asam urat menurut ACR 2020 dan EULAR 2016, atau di bawah 5 mg/dL untuk gout berat menurut EULAR.

Penjelasan rinci per jenis kelamin ada di artikel asam urat normal wanita dan asam urat normal pria. Tabel lengkap beberapa satuan ada di tabel nilai rujukan kolesterol dan asam urat.

Hasil tinggi tidak otomatis berarti sakit. MedlinePlus menulis bahwa hasil asam urat tinggi di darah atau urine tidak selalu berarti ada kondisi yang perlu diobati, dan banyak orang punya kadar tinggi tanpa masalah kesehatan. Hasil rendah juga jarang bermasalah; MedlinePlus menyebut kadar asam urat darah yang rendah jarang dan biasanya tidak menimbulkan masalah kesehatan.

Kalau hasilmu di luar rentang, dokter akan mencari penyebabnya. MedlinePlus mencantumkan penyebab kadar darah yang tinggi, antara lain konsumsi alkohol, dehidrasi, olahraga berlebihan, konsumsi fruktosa, obesitas, diet tinggi purin, gagal ginjal, hipotiroidisme, psoriasis, preeklamsia, efek samping kemoterapi, serta obat seperti diuretik, siklosporin, takrolimus, asam nikotinat, dan salisilat dosis rendah. Untuk kadar yang rendah, MedlinePlus menyebut antara lain diet rendah purin, sindrom Fanconi, infeksi HIV, dan obat seperti atorvastatin, losartan, dan fenofibrat. Daftar ini membantu memahami kenapa dokter menanyakan kebiasaan dan obatmu sebelum menyimpulkan apa pun.

Untuk tes urine 24 jam, MedlinePlus menyebut nilai normal 250 sampai 750 mg per 24 jam. Kadar tinggi di urine bisa berkaitan dengan gout, batu ginjal atau risiko tinggi batu ginjal, beberapa kanker, obesitas, dan kelainan bawaan tertentu. Kadar rendah di urine bisa berkaitan dengan penyakit ginjal, keracunan timbal, atau gangguan penggunaan alkohol.

Seberapa Sering Perlu Cek Ulang

Frekuensi pemeriksaan tergantung keadaanmu.

Tanpa gejala, hasil di batas atas atau sedikit di atasnya. Sumber resmi yang kami pakai tidak menetapkan jadwal baku. Langkah yang masuk akal adalah memperbaiki gaya hidup lalu memeriksa ulang dengan persiapan yang sama sesuai saran dokter, supaya kamu bisa melihat apakah perubahan itu berpengaruh.

Sudah memakai obat penurun asam urat. Pedoman ACR 2020 sangat merekomendasikan strategi "obati sampai target", yaitu dosis obat disesuaikan bertahap berdasarkan pemeriksaan asam urat berkala sampai kadar di bawah 6 mg/dL. Di sini cek asam urat bukan sekadar formalitas, tetapi alat untuk menentukan dosis. Jadwalnya ditentukan dokter.

Punya riwayat batu ginjal atau gout. MedlinePlus menyebut dokter bisa meminta tes untuk memantau risiko batu ginjal pada orang yang sudah punya gout atau riwayat batu ginjal.

Apa pun keadaannya, usahakan memeriksa di laboratorium yang sama dengan persiapan yang sama, dan simpan semua hasil dalam satu tempat lengkap dengan tanggalnya. Membawa catatan ini ke dokter memudahkan melihat arah perubahan dari waktu ke waktu.

Proses Pengambilan dan Risikonya

Banyak orang menunda cek asam urat karena takut jarum. MedlinePlus menjelaskan prosesnya cukup singkat: petugas kesehatan mengambil sampel darah dari pembuluh vena di lengan dengan jarum kecil, lalu darah dikumpulkan ke tabung atau vial. Kamu mungkin merasa sedikit tersengat ketika jarum masuk atau keluar, dan prosesnya biasanya kurang dari lima menit. Ensiklopedia MedlinePlus menyebut darah biasanya diambil dari vena di bagian dalam siku atau punggung tangan.

MedlinePlus menyebut tidak ada risiko yang diketahui dari tes asam urat darah maupun urine. Tes urine hanya melibatkan buang air kecil biasa tanpa rasa tidak nyaman.

Analisis cairan sendi sedikit berbeda. MedlinePlus menjelaskan cairan diambil lewat prosedur yang disebut artrosentesis atau aspirasi sendi: kamu diminta duduk atau berbaring, kulit di sekitar sendi dibersihkan, lalu diberi bius suntik atau krim pemati rasa. Kamu seharusnya tidak merasakan nyeri, tetapi mungkin ada rasa tidak nyaman. MedlinePlus juga menyebut prosedur ini kadang dipakai untuk mengeluarkan cairan berlebih dari sendi, sehingga bisa membantu meredakan nyeri.

Setelah Hasil Keluar: Langkah Berikutnya

Kalau hasilmu normal dan tidak ada gejala, pertahankan kebiasaan baik. Kalau hasilmu tinggi tanpa gejala, mulailah dari langkah gaya hidup yang didukung pedoman: membatasi alkohol, mengganti minuman manis dengan air putih, membatasi makanan tinggi purin, dan menurunkan berat badan kalau berlebih. Langkah lengkapnya ada di cara menurunkan asam urat dan pilihan makanannya di makanan penurun asam urat.

Kalau kamu pernah atau sedang mengalami nyeri sendi mendadak, NHS menyarankan menemui dokter, terutama kalau itu gejala pertama kali. Cari pertolongan segera kalau sendi yang nyeri dan bengkak makin parah dan disertai demam tinggi, menggigil, mual, atau tidak bisa makan, karena menurut NHS itu bisa tanda infeksi sendi. Gambaran gejala lengkap ada di gejala asam urat. Artikel lain seputar pencegahan penyakit ada di kategori pencegahan.

Catatan redaksi: naskah ini disusun dan ditinjau Tim Redaksi Bugar Selalu dengan mencocokkan setiap angka, langkah persiapan, dan anjuran ke sumber resmi yang dicantumkan di bawah. Peninjauan ini dilakukan tim redaksi, bukan dokter perorangan. Isinya informasi umum dan tidak menggantikan pembacaan hasil lab oleh dokter.

Untuk memperluas konteks asam-urat, kamu bisa melanjutkan ke Kristal Asam Urat, Apakah Asam Urat Bisa Sembuh? Arti Sembuh dan Peran Obat, Ciri Asam Urat Tinggi pada Wanita.

Pertanyaan yang sering muncul

Bagaimana cara cek asam urat?

Cara yang paling umum adalah tes darah. MedlinePlus (NIH) menjelaskan sampel darah diambil dari pembuluh vena di lengan dengan jarum kecil, biasanya kurang dari lima menit. Asam urat juga bisa diukur di urine yang dikumpulkan selama 24 jam, dan di cairan sendi untuk mencari kristal urat.

Apakah harus puasa sebelum cek asam urat?

MedlinePlus menyarankan tidak makan dan minum selama 4 jam sebelum tes darah asam urat, kecuali dokter memberi instruksi lain. Beri tahu dokter semua obat yang kamu minum, karena banyak obat termasuk aspirin dan niasin bisa memengaruhi hasil. Jangan menghentikan obat tanpa berbicara dengan dokter.

Berapa hasil cek asam urat yang normal?

MedlinePlus menyebut nilai normal asam urat darah 3,0 sampai 7,1 mg/dL untuk perempuan dan 4,0 sampai 8,6 mg/dL untuk laki-laki. Rentang ini bisa sedikit berbeda antar laboratorium, jadi bandingkan dengan rentang yang tercetak di lembar hasilmu.

Kapan waktu terbaik cek asam urat setelah serangan?

Kadar asam urat darah saat serangan bisa tidak mencerminkan kadar sebenarnya. Kriteria klasifikasi gout ACR/EULAR 2015 menyarankan kadar idealnya diukur lebih dari 4 minggu sejak serangan dimulai dan saat tidak memakai obat penurun asam urat. Sebaliknya, CDC menyebut kristal paling mudah ditemukan saat serangan berlangsung.

Siapa yang perlu cek asam urat?

MedlinePlus menyebut tes asam urat darah bisa diperlukan bila ada gejala gout, sedang menjalani pengobatan kanker tertentu, punya sindrom metabolik, memakai obat seperti diuretik, atau punya tanda batu ginjal. Dokter juga bisa memintanya untuk memantau risiko batu ginjal pada penderita gout.

Seberapa sering cek asam urat bagi yang minum obat?

Pedoman American College of Rheumatology 2020 menganjurkan strategi obati sampai target, yaitu dosis obat disesuaikan berdasarkan pemeriksaan asam urat berkala sampai kadar di bawah 6 mg/dL. Jadwal pemeriksaannya ditentukan dokter sesuai kondisimu.

Apakah cek asam urat berisiko?

MedlinePlus menyebut tidak ada risiko yang diketahui dari tes asam urat darah maupun urine. Saat pengambilan darah kamu mungkin merasa sedikit tersengat ketika jarum masuk atau keluar.

Apakah hasil asam urat tinggi pasti berarti gout?

Tidak. MedlinePlus menyebut banyak orang punya kadar asam urat tinggi tanpa masalah kesehatan, dan hasil tinggi tidak selalu berarti ada kondisi yang perlu diobati. Gout dipastikan dokter dari gejala, pemeriksaan sendi, dan bila perlu pemeriksaan cairan sendi.

Ditinjau Tim Redaksi Bugar Selalu pada 2026-10-10. Setiap angka, anjuran, dan klaim kesehatan di artikel ini sudah kami cocokkan satu per satu dengan 13 sumber resmi yang tercantum di atas (lembaga pemerintah, badan kesehatan, organisasi profesi, atau jurnal ilmiah). Tinjauan ini dilakukan tim redaksi, bukan dokter, dan tidak menggantikan pemeriksaan tenaga kesehatan. Baca cara kami meninjau konten kesehatan.
Sangkalan medis. Artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan diagnosis atau resep tenaga medis. Konsultasikan kondisi khusus (kehamilan, cedera, diabetes, hipertensi) ke tenaga kesehatan sebelum mengubah pola makan atau program latihan.
Butuh arahan personal?

Mau program yang pas dengan kondisimu?

Ngobrol dengan tim Bugar Selalu lewat WhatsApp, gratis untuk mulai.

Chat coach via WhatsApp