Cara menurunkan asam urat yang didukung pedoman adalah mengurangi alkohol (terutama bir), mengganti minuman manis dengan air putih, menurunkan berat badan kalau berlebih, membatasi makanan tinggi purin, dan bergerak rutin. Kalau kadar tetap tinggi dan serangan gout sering datang, langkah utamanya adalah obat penurun asam urat dari dokter dengan target di bawah 6 mg/dL. Pedoman American College of Rheumatology (ACR) 2020 mengingatkan bahwa perubahan pola makan saja biasanya hanya menurunkan kadar sedikit.
Pesan terakhir itu jarang disampaikan, padahal penting supaya kamu tidak kecewa. Banyak orang sudah berhenti makan jeroan dan emping, tetapi angka di lembar lab tidak banyak bergerak. Itu tidak berarti usahanya sia-sia, karena gaya hidup tetap mengurangi pemicu serangan dan risiko penyakit jantung. Artikel ini menyusun langkah dari yang paling besar pengaruhnya, menjelaskan kapan obat diperlukan, dan membedakan klaim yang didukung bukti dari yang tidak. Isinya informasi umum, tidak memuat dosis obat, dan tidak menggantikan saran dokter.
Langkah Pertama: Pahami Angkamu dan Kondisimu
Sebelum mengubah apa pun, pastikan kamu tahu sedang menurunkan apa dan untuk apa. Ada dua keadaan yang sangat berbeda.
Kadar tinggi tanpa gejala. Pedoman ACR 2020 menyebut hiperurisemia tanpa gejala untuk kadar di atas 6,8 mg/dL pada orang yang belum pernah serangan gout dan tidak punya tofus. Untuk kelompok ini, ACR secara kondisional tidak merekomendasikan memulai obat penurun asam urat. Langkahnya adalah memperbaiki gaya hidup dan memantau. Rentang normal lab menurut MedlinePlus adalah 3,0 sampai 7,1 mg/dL untuk perempuan dan 4,0 sampai 8,6 mg/dL untuk laki-laki, dibahas di asam urat normal wanita dan asam urat normal pria.
Sudah terkena gout. Di sini tujuan menurunkan asam urat lebih jelas: mencegah serangan berikutnya, mencegah dan meluruhkan tofus, dan mencegah kerusakan sendi. NIAMS, lembaga penyakit sendi di bawah NIH, menyebut tujuan pengobatan gout adalah mengurangi nyeri serangan, mencegah serangan berikutnya, mencegah dan menghilangkan tofus, serta merawat kondisi penyerta seperti penyakit jantung dan ginjal.
Apa pun keadaannya, satu hasil lab saja belum cukup untuk menilai perubahan. Periksa di lab yang sama dengan persiapan yang sama, misalnya tidak makan dan minum 4 jam sebelum tes seperti saran MedlinePlus, supaya angka sebelum dan sesudah perubahan gaya hidup benar-benar bisa dibandingkan. Catat juga berat badanmu pada hari yang sama.
Satu hal lagi: kadar asam urat yang tinggi kadang disebabkan obat yang sedang kamu pakai. Mayo Clinic menyebut aspirin dosis rendah, diuretik tiazid, penghambat ACE, penyekat beta, dan obat pencegah penolakan organ bisa menaikkan kadar asam urat. Jangan menghentikannya sendiri. Bawa daftar obatmu ke dokter dan tanyakan apakah ada pilihan lain.
Langkah Gaya Hidup yang Didukung Pedoman
Pedoman ACR 2020 merumuskan empat langkah gaya hidup untuk pasien gout, semuanya berstatus rekomendasi kondisional, artinya manfaatnya kemungkinan lebih besar daripada kerugiannya tetapi buktinya belum kuat. Tabel berikut merangkumnya bersama tingkat kepastian bukti yang dicantumkan ACR, ditambah langkah pendukung dari sumber lain.
| Langkah | Yang dilakukan | Sumber dan kekuatan bukti |
|---|---|---|
| Batasi alkohol | Kurangi semua jenis, terutama bir; NIAMS menyebut termasuk bir nonalkohol | ACR 2020, kondisional, kepastian rendah |
| Batasi purin | Kurangi jeroan, daging merah, makanan laut tertentu | ACR 2020, kondisional, kepastian rendah |
| Batasi sirup jagung tinggi fruktosa | Kurangi minuman bersoda, minuman kemasan manis, camilan manis | ACR 2020, kondisional, kepastian sangat rendah |
| Turunkan berat badan bila berlebih | Kurangi kalori dan tambah aktivitas, hindari diet ekstrem | ACR 2020, kondisional, kepastian sangat rendah; NHS |
| Bergerak rutin | Minimal 150 menit per minggu intensitas sedang | CDC |
| Cukup minum | Hindari dehidrasi, kecuali dokter membatasi cairan | NHS |
| Berhenti merokok | Bagian dari langkah mencegah serangan berulang | NHS |
| Suplemen vitamin C | Tidak ditambahkan untuk tujuan menurunkan asam urat | ACR 2020, kondisional tidak disarankan |

Grafik: Bugar Selalu, disusun dari kajian bukti gaya hidup pedoman ACR 2020.
Kenapa alkohol paling atas: Kenapa alkohol ditaruh paling atas? Karena dari kajian bukti ACR, pasien yang membatasi atau berhenti alkohol punya kadar asam urat 1,6 mg/dL lebih rendah dibanding yang tidak. ACR juga mencatat bahwa minum lebih dari 1 sampai 2 porsi alkohol dalam 24 jam dikaitkan dengan risiko serangan 40% lebih tinggi. Sebagai pembanding, ACR menyebut pengaruh pola makan sehat, diet Mediterania, atau DASH terhadap kadar asam urat lebih kecil daripada pengaruh satu unit bir (sekitar 0,16 mg/dL).
Berat Badan, Gerak, dan Cairan
Berat badan adalah faktor yang paling bisa diubah setelah alkohol. Mayo Clinic menulis bahwa pada orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas, tubuh membuat lebih banyak asam urat dan ginjal lebih sulit membuangnya. NIAMS menyebut menurunkan berat badan lewat pengurangan kalori dan peningkatan aktivitas fisik membantu menurunkan kadar urat, sehingga bisa menghentikan atau mengurangi jumlah serangan.
Yang perlu dihindari adalah cara yang terlalu drastis. NHS meminta menurunkan berat badan kalau berlebih tetapi menghindari diet ketat yang ekstrem. Penurunan bertahap lewat defisit kalori yang wajar lebih aman dan lebih mudah dipertahankan. Cara menghitungnya ada di artikel defisit kalori, dan posisi berat badanmu bisa dicek dengan kalkulator BMI.
Untuk aktivitas fisik, CDC menyarankan penderita gout aktif bergerak minimal 150 menit per minggu dengan intensitas sedang, misalnya jalan cepat 30 menit lima kali seminggu. NHS menambahkan agar menghindari olahraga yang sangat intens atau yang menekan sendi berlebihan. MedlinePlus juga memasukkan olahraga berlebihan ke daftar penyebab kadar asam urat lebih tinggi. Jadi kuncinya rutin dan sedang, bukan berat dan jarang. Pilihan latihan ringan ada di jalan kaki membakar kalori dan olahraga kardio.
Cairan juga berperan. NHS menyarankan minum banyak cairan agar tidak dehidrasi, dan MedlinePlus menyebut dehidrasi sebagai salah satu penyebab kadar asam urat tinggi. Air putih adalah pilihan utama. Laman Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan juga menganjurkan minum banyak air untuk membantu ginjal berfungsi lebih baik dan menghindari dehidrasi. Kalau kamu punya penyakit jantung atau ginjal yang membuat dokter membatasi cairan, ikuti anjuran dokter.
Pola Makan yang Membantu
Untuk pola makan, NIAMS menyarankan beberapa perubahan bagi penderita gout: mengurangi minuman beralkohol, menghindari minuman manis seperti soda, menghindari daging merah dan jeroan (hati, ginjal, lidah), dan menghindari makanan laut tertentu seperti udang, lobster, sarden, dan teri. NIAMS juga menganjurkan pola makan DASH, yaitu banyak sayur, buah, dan biji-bijian utuh, produk susu rendah lemak, unggas, dan minyak, sambil membatasi lemak jenuh dan makanan manis. Menurut NIAMS, pola DASH bisa membantu menurunkan kadar urat darah dan sangat membantu penderita gout yang juga bertekanan darah tinggi.
Ensiklopedia MedlinePlus menyampaikan anjuran yang mirip: kurangi alkohol terutama bir, turunkan berat badan, olahraga setiap hari, batasi daging merah dan minuman manis, serta pilih produk susu, sayuran, kacang, polong, buah yang tidak terlalu manis, dan biji-bijian utuh. MedlinePlus menyebut kopi dan suplemen vitamin C mungkin membantu sebagian orang, tetapi pedoman ACR 2020 secara kondisional tidak merekomendasikan suplemen vitamin C karena datanya tidak cukup.
Daftar angka purin per 100 gram dan contoh menu sehari ada di artikel makanan penurun asam urat. Panduan menyusun menu DASH ada di diet DASH.
ACR juga meminta dokter berhati-hati agar pembicaraan soal makanan tidak terdengar seperti menyalahkan pasien, karena faktor keturunan berperan besar dalam tingginya asam urat. Jadi kalau kamu sudah berusaha dan kadar tetap tinggi, itu bukan semata-mata karena kurang disiplin.
Kapan Obat Penurun Asam Urat Diperlukan
NIAMS menulis bahwa kalau gout disertai serangan yang sering atau tofus, perubahan gaya hidup saja tidak cukup, dan obat penurun asam urat menjadi andalan utama. Pedoman ACR 2020 merinci kapan obat dianjurkan:

Grafik: Bugar Selalu, disusun dari penjelasan pengobatan gout NIAMS (NIH).
- Sangat direkomendasikan bagi yang punya satu atau lebih tofus di bawah kulit, kerusakan sendi akibat gout pada pencitraan, atau serangan 2 kali atau lebih per tahun.
- Direkomendasikan secara kondisional bagi yang sudah pernah lebih dari satu serangan tetapi jarang (kurang dari 2 kali per tahun).
- Secara kondisional tidak direkomendasikan pada serangan pertama, kecuali ada penyakit ginjal kronis stadium 3 atau lebih, kadar asam urat di atas 9 mg/dL, atau batu saluran kemih.
- Secara kondisional tidak direkomendasikan untuk hiperurisemia tanpa gejala.
Rekomendasi EULAR 2016 sedikit lebih awal: selain edukasi dan penanganan tanpa obat, obat penurun asam urat sebaiknya dipertimbangkan sejak diagnosis pertama. Perbedaan kedua pedoman ini menunjukkan bahwa keputusan memulai obat memang perlu dibicarakan dengan dokter sesuai kondisi masing-masing.
NIAMS menyebut tiga golongan obat penurun asam urat. Penghambat xantin oksidase membantu mencegah pembentukan urat. Obat urikosurik membantu ginjal membuang lebih banyak urat. Urikase memecah urat menjadi bentuk yang mudah dibuang, dan diperuntukkan bagi yang tidak berhasil dengan obat lain. Artikel ini sengaja tidak menyebut dosis atau merek, karena pilihan dan dosis disesuaikan dokter dengan fungsi ginjal dan kondisi lain.
Target di Bawah 6 mg/dL dan Cara Mencapainya
Bagi yang memakai obat, ACR 2020 menganjurkan strategi "obati sampai target": dosis disesuaikan bertahap berdasarkan pemeriksaan asam urat berkala, dengan target di bawah 6 mg/dL. EULAR 2016 memakai target yang sama, di bawah 6 mg/dL (360 µmol/L), dan di bawah 5 mg/dL (300 µmol/L) untuk gout berat. MedlinePlus menjelaskan alasannya: menurunkan kadar di bawah 6 mg/dL diperlukan untuk mencegah endapan asam urat, dan kalau sudah ada tofus yang terlihat, kadarnya sebaiknya di bawah 5 mg/dL.

Grafik: Bugar Selalu, disusun dari pedoman ACR 2020 dan rekomendasi EULAR 2016.
Ada dua hal yang sering membuat orang berhenti di tengah jalan. Pertama, serangan bisa sementara lebih sering ketika kadar mulai turun. Karena itu ACR sangat merekomendasikan obat antiradang pencegah serangan selama sedikitnya 3 sampai 6 bulan saat memulai obat penurun asam urat. Kedua, gejala hilang membuat orang merasa sudah sembuh lalu berhenti minum obat. NHS menekankan bahwa obat penurun asam urat penting diminum teratur bahkan ketika tidak ada gejala lagi.
Hasilnya sepadan dengan kesabaran itu. MedlinePlus menyebut penanganan serangan yang tepat dan penurunan kadar di bawah 6 mg/dL memungkinkan penderita gout menjalani hidup normal, dan seiring waktu endapan asam urat akan menghilang. Pertanyaan apakah gout bisa sembuh total dibahas lengkap di artikel apakah asam urat bisa sembuh.
Saat Serangan Datang: Yang Membantu dan yang Tidak
Menurunkan asam urat adalah urusan jangka panjang, sedangkan serangan adalah urusan beberapa hari. Keduanya ditangani berbeda. Untuk meredakan serangan, NHS menyarankan:
- Minum obat yang sudah diresepkan sesegera mungkin; menurut NHS biasanya mulai bekerja dalam 2 hari.
- Istirahatkan dan angkat bagian tubuh yang sakit.
- Kompres dingin yang dibungkus handuk sampai 20 menit setiap kali.
- Minum banyak air, kecuali dokter melarang.
- Jauhkan selimut dari sendi yang sakit di malam hari, dan jangan menekan sendi.
NIAMS menyebut dokter bisa memberi obat antiradang, kolkisin, atau kortikosteroid untuk serangan; khusus kortikosteroid, dokter akan memakai dosis serendah mungkin yang masih bermanfaat karena obat ini kuat. Yang tidak membantu adalah mencoba menurunkan asam urat secara drastis saat serangan berlangsung, misalnya dengan puasa ketat atau diet ekstrem; NHS justru meminta menghindari diet ketat yang drastis. Kalau sendi yang bengkak makin nyeri dan disertai demam tinggi, menggigil, atau mual, NHS meminta segera mencari pertolongan karena bisa berarti infeksi sendi. Gambaran gejala lengkap ada di artikel gejala asam urat.
Rencana Sederhana untuk Mulai
Kalau bingung harus mulai dari mana, urutan berikut menyusun langkah di atas menjadi rencana yang bisa dijalankan:
- Minggu pertama: catat kebiasaan minum alkohol, minuman manis, dan berat badan sekarang. Periksa daftar obat yang kamu pakai.
- Bulan pertama: ganti minuman manis dengan air putih, kurangi alkohol, dan mulai jalan cepat 30 menit beberapa kali seminggu.
- Bulan kedua dan ketiga: turunkan berat badan perlahan lewat defisit kalori yang wajar, susun menu rendah purin, lalu periksa ulang asam urat dengan persiapan yang sama sesuai saran dokter.
- Kalau sudah pernah serangan: bicarakan dengan dokter apakah kamu termasuk kelompok yang perlu obat penurun asam urat, dan berapa targetmu.
Persiapan sebelum tes ulang dibahas di cek asam urat. Artikel lain seputar pencegahan penyakit ada di kategori pencegahan.
Catatan redaksi: naskah ini disusun dan ditinjau Tim Redaksi Bugar Selalu dengan mencocokkan setiap angka, rekomendasi, dan anjuran ke sumber resmi yang dicantumkan di bawah. Peninjauan ini dilakukan tim redaksi, bukan dokter perorangan. Isinya informasi umum, tidak memuat dosis atau merek obat, dan tidak menggantikan saran dokter. Jangan memulai, mengubah, atau menghentikan obat tanpa berkonsultasi.



